Hadapi Raksasa Asia, Timnas Hoki Field Siap Tempur di Asian Games 2026

0
70
Tim Nasional Hockey Field Indonesia harus langsung memeras keringat di awal laga Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Skuad putri dijadwalkan menjajal ketangguhan tuan rumah Jepang pada pertandingan pembuka, sementara tim putra bersiap meladeni kekuatan raksasa Asia, India, pada hari berikutnya. Kendati dikepung tim-tim unggulan, kedua timnas tetap memasang target realistis untuk menembus jajaran enam besar Asia. (Foto: Kemenpora)
(Vibizmedia – Jakarta) Tantangan berat langsung menghadang Tim Nasional Hockey Field Indonesia di laga pembuka Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Skuad putri dijadwalkan bersua tuan rumah Jepang pada 18 September 2026, sedangkan tim putra bakal menantang raksasa hoki Asia, India, sehari setelahnya (19/9/2026).
Pertandingan cabang olahraga hoki lapangan pada pesta olahraga Asia edisi ke-20 ini resmi dimulai pada 18 September 2026 di Prefektur Aichi dan Kota Nagoya, Jepang. Rombongan Timnas Putri dijadwalkan terbang dari Jakarta menuju Jepang pada 14 September, lalu disusul oleh Timnas Putra pada 15 September 2026.
Sebagai bagian dari pematangan skema permainan, kedua tim telah menuntaskan pemusatan latihan (training camp) di Malaysia. Tim putri sudah kembali ke Tanah Air sejak 5 September, sementara tim putra dijadwalkan mendarat di Jakarta pada 9 September 2026.
Pelatih Kepala Timnas Hockey Field Indonesia, Muhammad Dhaarma Raj, menegaskan bahwa laga perdana akan menjadi ujian yang tidak mudah. Jepang dan India merupakan kekuatan utama yang menghuni kasta teratas persaingan. “Jepang dan India itu merupakan tim yang berada di Tier 1. Sulit untuk memenangkan pertandingan perdana, tetapi kita akan tetap fight menghadapinya,” tegas Dhaarma dalam keterangan resminya, Selasa (8/9/2026).
Peta Persaingan Pembagian Grup
  • Timnas Putri (Pool B): Berada satu grup bersama India, Jepang, Thailand, Singapura, dan Uzbekistan. Sementara Pool A diisi oleh China, Korea Selatan, Malaysia, Kazakhstan, Chinese Taipei, dan Bangladesh.
  • Timnas Putra (Pool A): Harus bersaing ketat melawan India, Jepang, Korea Selatan, Bangladesh, dan Sri Lanka. Adapun Pool B dihuni oleh Pakistan, Malaysia, China, Oman, Uzbekistan, dan Thailand.
Peluang dan Strategi Capai Peringkat Enam Besar
Meski harus menghadapi laga pembuka yang berat melawan Jepang, Dhaarma optimistis tim putri mampu memetik poin penuh saat menjajal kekuatan Thailand, Singapura, dan Uzbekistan. Modal catatan manis di pertemuan terdahulu menjadi bekal percaya diri para srikandi Indonesia.
“Timnas Hockey Field Putri punya peluang mengalahkan Thailand, Singapura, dan Uzbekistan. Kalau itu bisa terwujud, maka peluang kita masuk peringkat ke-5 dan 6 cukup besar,” jelas Dhaarma. Ia mengingatkan bahwa Indonesia pernah menundukkan Thailand di SEA Games 2025, mengalahkan Singapura pada AHF Cup Jakarta 2026, serta mengantongi rekor kemenangan atas Uzbekistan.
Di sisi lain, perjuangan tim putra diprediksi berlangsung lebih sengit karena berada di grup neraka bersama tiga raksasa Asia: India, Korea Selatan, dan Jepang. Indonesia tercatat belum pernah menang atas ketiga negara tersebut.
“Sulit. Kita belum pernah mengalahkan mereka. Kalau ingin berada di peringkat ke-5–6, ya kita harus mengalahkan salah satu dari ketiganya. Jika gagal, ya kita hanya berebut peringkat ke-7–8,” ujar Dhaarma blak-blakan.
Secara keseluruhan, menembus posisi enam besar menjadi target realistis bagi kedua timnas di ajang Asian Games 2026. Keikutsertaan ini tak hanya menjadi panggung pembuktian di level Asia, tetapi juga bagian dari komitmen jangka panjang untuk memperkuat pembinaan atlet serta mengerek prestasi olahraga nasional ke kancah dunia.