Karhutla Disengaja, Prabowo Ancam Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi

0
92
Karhutla
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas secara hybrid terkait penanganan sejumlah bencana di Tanah Air dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 16 September 2026. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Presiden Prabowo Subianto meminta penindakan tegas terhadap korporasi yang terbukti bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sanksi yang disiapkan tidak hanya berupa pencabutan izin, tetapi juga penyelidikan unsur pidana terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

Arahan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat terbatas secara hybrid mengenai penanganan sejumlah bencana di Tanah Air dari Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Prabowo menyoroti laporan Kapolri mengenai dugaan kebakaran yang dilakukan secara sengaja serta dugaan keterlibatan sejumlah korporasi. Menurutnya, setiap laporan harus diverifikasi terlebih dahulu untuk memastikan pihak yang terbukti melanggar dapat segera ditindak.

“Semua tadi yang dinilai oleh Kapolri, diverifikasi yang melanggar, kita akan bertindak dengan keras. Apalagi yang sudah diberi sanksi tahun-tahun yang dulu, kalau sekarang masih dia melanggar, berarti tidak ada jalan lain, kita harus cabut semua izin-izinnya,” tegas Prabowo.

Presiden meminta proses pencabutan izin dilakukan segera apabila hasil verifikasi menunjukkan adanya tanggung jawab dari korporasi terkait. Ia juga menegaskan bahwa pencabutan izin tidak menutup kemungkinan proses hukum pidana.

“Kalau memang sudah jelas bahwa dia bertanggung jawab, kita harus cabut semua izinnya. Dan bila perlu setelah dicabut, tetap kita selidiki unsur pidananya,” ujar Prabowo.

Polisi Diminta Selidiki Secara Mendalam

Prabowo secara khusus meminta Kapolri mengerahkan seluruh jajaran untuk mendalami dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan karhutla.

Menurut Presiden, proses penyelidikan diperlukan untuk memastikan setiap pihak yang terbukti bertanggung jawab mendapatkan tindakan sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.

“Kapolri saya minta all out. Saya minta kerahkan instansi yang di bawah kalian. Selidiki sedalam-dalamnya dan kita tindak. Kita tidak bisa lagi toleransi soal ini,” kata Prabowo.

Selain penegakan hukum, pemerintah diminta mempertahankan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi karhutla. Presiden menyebut kondisi dalam sekitar satu setengah bulan ke depan masih perlu diwaspadai.

“Kita harus punya stamina, ketahanan, tadi sudah dilaporkan satu setengah bulan ke depan masih cukup rawan, tapi kita sekarang akan mencari langkah-langkah solusi menyeluruh,” ujarnya.

Minta Sistem Mitigasi Diperkuat

Prabowo juga menjadikan penanganan karhutla saat ini sebagai momentum untuk memperkuat sistem mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran di masa mendatang.

Ia meminta persiapan dilakukan lebih masif agar pencegahan dan penanganan karhutla dapat berlangsung lebih cepat dan terpadu.

“Persiapan kita harus lebih masif, dan penanganan-penanganan yang akan datang saya yakin akan lebih baik dari pengalaman kita sekarang. Saya tekankan bahwa masalah kebakaran hutan ini harus kita benar-benar kendalikan,” tegas Prabowo.

Pemerintah selanjutnya akan melakukan verifikasi terhadap dugaan pelanggaran serta memperkuat langkah penanganan karhutla, termasuk aspek pencegahan, penegakan hukum, dan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran lanjutan.