Australia adalah salah satu ekonomi terkuat di dunia, dengan pertumbuhan ekonomi selama hampir dua dasawarsa secara berturut-turut dan pengangguran turun hingga ke tingkat terendah dalam satu generasi. Sebagai buah dari reformasi struktural dan kebijakan selama hampir tiga dasawarsa, ekonominya kini menjadi luwes, berdaya tahan dan makin terintegrasi dengan pasar global.
Namun harus diakui, ditengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu dan instabilitas politik di berbagai negara utama menjadi penghambat laju pertumbuhan ekonomi di negara ini. Pasalnya, pada bulan Maret lalu, Biro Statistik Australia melaporkan bahwa Australia mencatat defisit perdagangan yang lebih dalam dari bulan sebelumnya. Defisit perdagangan Maret tercatat sebesar A$ 1.322.000.000. Semakin lebarnya defisit perdagangan Australia pada Maret lalu disebabkan oleh aktivitas ekspor yang anjlok sebesar 2,0 persen (mom) atau turun sebesar A$ 415.000.000 sehingga ekspor Maret hanya tercatat sebesar A$ 27.217.000.000.
Stephanie Rebecca/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens







