Pendapatan Stagnan Ditengah Lesunya Pasar Semen, Laju Saham SMCB dalam Tekanan

0
787

Hingga kuartal I 2015, PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) mencatat penurunan pendapatan sebanyak 5% menjadi Rp2,25 triliun dengan penurunan volume sebesar 7% dibandingkan periode yang sama di tahun 2014. Adapun penurunan tersebut dikarenakan pasar semen Indonesia yang melemah. Permintaan semen nasional menurun hingga 13,9 juta ton dibandingkan dengan pertumbuhan sebesar 4% atau 14,3 juta ton selama kuartal pertama tahun lalu.

Kebujakan pemerintah terkait perusahaan semen milik negara harus menurunkan harga sebesar Rp3.000 per sak yang kemudian berdampak ke seluruh industri juga berdampak pada harga pasar secara keseluruhan dan telah gagal menstimulasi peningkatan permintaan sejauh ini. Sementara harga bahan baku lebih tinggi 30%, biaya tenaga kerja lebih tinggi 27%, dan biaya listrik telah meningkat secara terus menerus selama 2014 hingga lebih dari 60%. Kenaikan-kenaikan ini terlihat dari penurunan laba kotor sebanyak 23% dari Rp689 miliar menjadi Rp533 miliar.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Selasa (5/5/15) saham SMCB dibuka pada level 1,550 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 1,550. dan bergerak dalam kisaran 1,540.00 – 1,560 dengan volume perdagangan saham mencapai 257,100 lembar saham.

Read more 

Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here