
(Vibizmedia – Nasional) Terkait Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 15 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi Yang Akan Berakhir Kontrak Kerjasamanya pada 11 Mei 2015.
Pemerintah melalui Kementerian ESDM telah menunjuk Pertamina dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kalimantan Timur untuk mengelola 70% saham blok Mahakam dan tidak memperpanjang kontrak kerjasama dengan Total E&P Indonesie dan Inpex Corporation yang akan berakhir pada 1 Januari 2017 dengan sisa saham 30%.
Terkait dengan keikutsertaan BUMD sebagai Participating Interest (PI) di wilayah kerja blok tersebut, berdasarkan kelaziman bisnis Pertamina ditetapkan untuk melakukan pengelolaan BUMD dapat menjadi pemegang PI paling banyak 10%.
Dikarenakan selama ini daerah tidak dilibatkan dalam pengelolaan blok Mahakam secara penuh sehingga daerah tidak mendapat nilai lebih dari aktivitas eksplorasi dan jual beli migas yang ada di blok tersebut, pemerintah daerah meminta porsinya dinaikkan menjadi 19% dan juga diberikannya keleluasaan untuk menentukan mitra bagi daerah antara pihak swasta dan Pertamina.
Dengan kewajiban, Pertamina/Pemerintah membangun jaringan pipanisasi gas dan pasokan gas kedaerah-daerah sentra industri di Provinsi Kaltim, termasuk pembangunan jaringan gas untuk rumah tangga.
Melalui pembahasan antara Menteri ESDM Sudirman Said dan Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak karena sebelumnya pasca ditetapkannya Permen Nomor 15 Tahun 2015, besaran PI BUMD belum ditentukan karena Gubernur Kaltim sedang dinas ke luar kota, besaran PI yang diperoleh Pemerintah daerah, Sudirman mengatakan berapapun yang akan disepakati sesuai dengan pesan presiden Jokowi sebelumnya seluruhnya harus dapat dinikmati oleh masyarakat.
Sebagai fasilitasi pembahasan lanjutan, kementerian ESDM membentuk komite pengawasan (Oversight Commitee) dengan target akhir tahun ini telah menandatangani Production Sharing Contract (PSC) yang baru.
Dengan adanya permen memberikan kepastian bagi pemerintah daerah, untuk turut dalam kerjasama dan mengupayakan agar masa transisi dapat berjalan dengan baik, yang dapat meningkatkan pendapatan negara dan daerah.
Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela








