
(Vibizmedia – Nasional) Salah satu yang fokus pemerintah Jokowi JK adalah meningkatkan pembangunan insfrastruktur baik dalam bentuk infrastruktur jalan tol, kereta api maupun tol laut. Dari sekitar 5000 lebih rencana kerja yang sudah disusun oleh pemerintah, tahun ini dipastikan sekitar 100 diantaranya akan berjalan, yang kemudian disusul tahun depan sekitar 500 rencana kerja.
Diantara proyek yang berjalan tahun ini ada sekitar 37 proyek yang molor waktu penyelesaiannya alias mangkrak dengan nilai proyek sebesar USD 11 miliar, termasuk proyek yang berasal dari pemerintahan sebelumnya.
Salah satu penyebabnya, persoalan penggunaan rel dalam pembangunan infrastruktur kereta api. 100 program prioritas yang dimaksud terdiri dari bidang infrastruktur dan transportasi, energi, pangan, maritim, pendidikan, teknologi, perdagangan, kawasan perbatasan, pariwisata,kemiskinan, reformasi birokrasi, undang-undang, internasional dan kaum marjinal.
Kunci penting untuk menyelesaikan permasalahan adanya regulasi akuntabilitas dan komunikasi, umumnya persoalannya meliputi masalah izin, lahan dan sumber keuangannya, ungkap Luhut Panjaitan di kantor Wakil Presiden, Jumat (26/6). Staff kepresidenan akan berfungsi untuk memfasilitasi semua pihak agar proyek dapat berjalan sesuai program pemerintah melalui kajian yang dilakukan oleh tim ahli staff kepresidenan yang akan dilaporkan kepada presiden hasilnya dari waktu ke waktu.
Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela








