Tahun 2016, Pemerintah Percepat Pengembangan 10 Destinasi Wisata Prioritas

0
856
Sekretaris Kabinet Pramono Anung Berikan Keterangan Pers Usai Rapat Terbatas Membahas Pengembangan 10 Destinasi Wisata Prioritas. FOTO : SETKAB/RAHMAT

(Vibizmedia – Nasional) Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, tahun 2016 menjadi tahun percepatan sektor wisata di Indonesia dengan menjadikan 10 destinasi wisata prioritas.

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa fokus pemerintah dalam mendorong percepatan sektor pariwisata dikarenakan sektor pariwisata mampu meningkatkan terciptanya lapangan kerja baru dan juga mendorong berkembangnya usaha kecil, menengah dan industri kreatif.

Berdasarkan data yang diterima dari Menteri Pariwisata kunjungan turis mancanegara selama tahun 2015 mencapai 10,4 juta naik sangat signifikan dengan estimasi perolehan devisa di sektor ini Rp 144 triliun.

Pariwisata di Indonesia tahun 2015 tumbuh diatas rata-rata negara yang lain yang hanya 4,4 persen dan Asean yang tumbuh hanya sekitar 6 persen,” terang Presiden Jokowi.

Presiden sampaikan bahwa 10 destinasi wisata prioritas tersebut adalah Tanjung Raya, Tanjung Lesung, Wakatobi, Morotai, Labuan Bajo, Bromo Tengger Semeru, Kepulauan Seribu, Borobudur, Mandalika dan Danau Toba.

Perlunya kecepatan maupun terobosan baik dalam regulasi maupun pekerjaan – pekerjaan agar proyek pembangunan tersebut dapat segera terlaksana. Salah satu yang menjadi fokus utama pemerintah dalam mengembangkan pariwisata di Indonesia adalah pengembangan Danau Toba di Sumatera Utara.

Pengembangan tersebut dengan memperkuat konektivitas dan aksesbilitas seperti yang berkaitan dengan jalan, Bandar udara dan pelabuhan, ungkapnya Selasa (2/2) dalam rapat terbatas di Kantor Presiden.

Selain itu, Presiden juga menekankan pada pemasarannya melalui branding dan marketing dengan standar internasional berupa design yang menarik dan berkelas, serta atraksi seni budaya dengan koreografi yang baik.

Berdasarkan informasi yang diterimanya dari Menteri Pariwisata, menurut Presiden Jokowi, kunjungan turis mancanegara tahun 2015 mencapai 10,4 juta naik sangat signifikan diatas negara negara di ASEAN yang hanya tumbuh sekitar 6%, sedangkan estimasi perolehan devisa mencapai Rp 144 triliun.

Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here