Balik ke Oversold, IHSG Kamis Ditutup Melemah ke Level 6.832

0
306
Sektor Jasa Keuangan

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, penutupan Kamis sore ini (13/6), terpantau melemah 18,533 poin (0,27%) ke level 6.831,564 setelah dibuka naik ke level 6.881,134.

IHSG bergerak fluktuatif dan berakhir kembali ke 7 bulan lebih terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat setelah the Fed mempertahankan suku bunganya dan proyeksikan satu kali pemangkasan tahun ini, serta mencermati Wall Street yang berakhir bias menguat.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,20% atau 33 poin ke level Rp 16.273, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah merosot; berupaya rebound setelah tertekan oleh rilis inflasi CPI Amerika yang di bawah ekspektasi dan memicu harapan pemangkasan suku bunga the Fed tahun ini.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.240, serta terpantau terkoreksi mendekati kembali level 4 tahun lebih terendahnya, sejak April 2020.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 31,037 poin (0,45%) ke level 6.881,134. Sedangkan indeks LQ45 naik 6,199 poin (0,72%) ke level 869,063. Siang ini IHSG menguat 15,329 poin (0,22%) ke level 6.865,426. Sementara LQ45 terlihat naik 0,25% atau 2,195 poin ke level 865,059.

IHSG kemudian kembali fluktuatif, merosot di sesi akhir dan ditutup melemah 18,533 poin (0,27%) ke level 6.831,564, sedangkan LQ45 turun 0,49% atau 4,239 poin ke level 858,625. Tercatat saat ini sebanyak 251 saham naik, 285 saham turun dan 235 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini mixed di antaranya Nikkei yang terkoreksi 0,40%, dan Hang Seng yang menanjak 0,97%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Cemindo (CMNT) -8,93%, Adaro Minerals (ADMR) -5,05%, BFI (BFIN) -3,30%, dan Telkom (TLKM) -2,74%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini gagal rebound dan kembali ke oversold-nya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed setelah the Fed mempertahankan suku bunganya dan proyeksikan satu kali pemangkasan tahun ini.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan berusaha untuk rebound kembali, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.032 dan 7.149. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.821, dan bila tembus ke level 6.793.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group