Bearish 4 Hari, IHSG Jumat Ditutup Melemah Tajam ke Level 6.735

0
343
Vibizmedia Picture

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, penutupan Jumat sore ini (14/6), terpantau melemah signifikan 96,732 poin (1,42%) ke level 6.734,832 setelah dibuka turun ke level 6.813,466.

IHSG bearish tajam di hari keempatnya ke level 8 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah setelah rilis BOJ mempertahankan suku bunganya, serta mencermati Wall Street yang berakhir bias menguat dengan S&P500 dan Nasdaq mencetak rekor baru di hari keempatnya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah tajam 1,66% 17atau 190 poin ke level Rp 16.460, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menanjak setelah melaju; menguat oleh the Fed yang hawkish dengan peluang pemangkasan suku bunga hanya satu kali tahun ini.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.270, serta terpantau kembali tergerus ke level 4 tahun lebih terendahnya, sejak April 2020.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 18,098 poin (0,26%) ke level 6.813,466. Sedangkan indeks LQ45 turun 2,394 poin (0,28%) ke level 856,231. Siang ini IHSG melemah 67,389 poin (0,99%) ke level 6.764,175. Sementara LQ45 terlihat turun 1,01% atau 8,708 poin ke level 849,916.

IHSG kemudian semakin tertekan dan ditutup melemah tajam 96,732 poin (1,42%) ke level 6.734,832, sedangkan LQ45 turun 1,53% atau 13,121 poin ke level 845,504. Tercatat saat ini sebanyak 140 saham naik, 451 saham turun dan 180 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini mixed di antaranya Nikkei yang menanjak 0,24%, dan Hang Seng yang merosot 0,94%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Surya Semesta (SSIA) -6,64%, Semen Indonesia (SMGR) -6,01%, Saratoga (SRTG) -5,59%, dan Pertamina Geothermal (PGEO) -5,36%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi signifikan di hari keempatnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed melemah di antara rilis kebijakan BOJ, serta mencermati Wall Street yang berakhir bias menguat.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan berupaya rebound karena sudah terus tertekan di oversold, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.929 dan 6.994. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.726, dan bila tembus ke level 6.639.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group