(Vibizmedia-Gaya Hidup) Masalah tidur adalah hal yang sering dialami oleh banyak orang di Indonesia. Stres, kebiasaan buruk sebelum tidur, atau lingkungan tidur yang tidak mendukung bisa menyebabkan gangguan tidur yang berkelanjutan. Seiring dengan kemajuan teknologi, kini ada solusi yang semakin populer di pasar global: perangkat teknologi tidur, seperti sleep buds atau earbud pintar yang dirancang khusus untuk membantu kita tidur lebih nyenyak.
Produk ini memungkinkan kita untuk mendengarkan suara-suara yang menenangkan, seperti musik ambient atau suara alam, yang membantu kita tertidur lebih cepat. Namun, teknologi tidur terus berkembang. Generasi baru dari sleep buds tidak hanya memutar suara, tetapi juga memanfaatkan teknologi yang lebih canggih, seperti memantau gerakan tubuh atau gelombang otak kita, untuk memastikan kita tidur dengan lebih baik.
Salah satu contoh terbaru adalah For Me Buds yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi tidur dbbeats, yang dipimpin oleh Seungpyo Noh. Produk ini tidak hanya memutar suara ambient untuk membantu tidur, tetapi juga memantau detak jantung pengguna melalui earbud yang dikenakan. Ketika pemakai tertidur, sleep buds ini menggunakan data detak jantung dan gerakan tubuh untuk otomatis mematikan suara, atau bahkan menghidupkan suara menenangkan kembali ketika pengguna terbangun di malam hari. Bagi banyak orang Indonesia yang sering terbangun di tengah malam atau kesulitan tidur, teknologi ini bisa menjadi solusi menarik.
Noh mengatakan bahwa perangkat mereka dapat membantu orang yang biasanya membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk tertidur, sehingga mereka bisa tidur lebih cepat dalam waktu sekitar 30 menit. For Me Buds seharga $199 juga dapat mendeteksi kebangkitan malam hari dan mulai memutar suara yang menenangkan kembali, menjadikannya produk yang bisa sangat membantu bagi mereka yang memiliki masalah tidur berulang.
Namun, teknologi tidur yang lebih maju tidak berhenti di situ. Tone Buds, yang dikembangkan oleh perusahaan NextSense, adalah contoh lain dari perangkat tidur pintar. Produk ini dilengkapi dengan elektroda untuk memantau aktivitas otak kita sepanjang malam. Saat gelombang otak kita berubah, perangkat ini akan memutar suara tertentu untuk menarik kita ke dalam fase tidur yang lebih dalam, yaitu tidur nyenyak (N3). Setelah fase tidur nyenyak tercapai, Tone Buds akan memutar suara “pink noise”, yaitu suara seperti air terjun yang diketahui dapat memperpanjang durasi tidur nyenyak kita.
Jonathan Berent, yang kini memimpin NextSense setelah sebelumnya bekerja di Google X, menjelaskan bahwa perangkat mereka dirancang untuk meningkatkan dampak tidur yang kita alami, bukan hanya untuk memperpanjang durasi tidur. Tone Buds, yang dijual dengan harga $299, akan memainkan nada dan frekuensi pada volume yang sangat rendah di awal penggunaan, untuk membantu pengguna tidur lebih baik setelah beberapa hari penggunaan. Berent mengingatkan bahwa hasilnya tidak akan langsung terlihat setelah penggunaan pertama, dan pengguna mungkin perlu menunggu hingga 14 hari untuk merasakan manfaatnya.
Baca juga : Berapa Banyak Protein yang Benar-Benar Anda Butuhkan
Namun, apakah produk-produk seperti For Me Buds dan Tone Buds ini benar-benar bisa membantu orang tidur lebih baik? Para ahli tidur seperti Greta Raglan, seorang profesor klinis psikiatri di Universitas Michigan, mengungkapkan bahwa meskipun teknologi tidur ini semakin canggih, klaim bahwa perangkat seperti binaural beats atau pengaturan suara tertentu bisa meningkatkan kualitas tidur masih perlu penelitian lebih lanjut. “Ada kemungkinan bahwa perangkat ini bisa menangkap sinyal yang sebelumnya tidak bisa kita deteksi, tetapi perubahan nada atau frekuensi untuk meningkatkan kualitas tidur masih memerlukan lebih banyak bukti,” ujar Raglan.
Jamie Zeitzer, direktur Pusat Ilmu Tidur dan Sirkadian Universitas Stanford, sependapat dengan Raglan. Menurutnya, meskipun teknologi seperti binaural beats dapat memengaruhi gelombang otak, apakah ini benar-benar membantu tidur lebih baik, itu masih belum jelas. Zeitzer yang juga pernah berkonsultasi dengan NextSense saat bekerja di Google X, lebih optimis tentang potensi Tone Buds karena perangkat ini bisa memantau aktivitas otak secara langsung. Namun, ia juga menekankan bahwa perangkat ini mungkin lebih bermanfaat bagi orang yang lebih tua, karena mereka biasanya lebih kesulitan menjaga stabilitas gelombang otak mereka.
Bagi banyak orang Indonesia, gangguan tidur menjadi masalah yang cukup sering terjadi. Berbagai faktor seperti stres pekerjaan, kebiasaan buruk sebelum tidur, hingga cuaca yang panas dan lembap di beberapa daerah, bisa menyebabkan kualitas tidur yang buruk. Maka dari itu, penggunaan teknologi seperti sleep buds mungkin bisa menjadi pilihan. Namun, tetap penting untuk diingat bahwa teknologi ini bukanlah solusi instan.
Baca juga : Cara Memilih Jenis Teh yang Paling Sehat
Sebelum memutuskan untuk membeli perangkat seperti For Me Buds atau Tone Buds, ada baiknya kita mencoba beberapa cara yang lebih alami dan sederhana untuk memperbaiki kualitas tidur. Misalnya, menciptakan lingkungan tidur yang nyaman, seperti menjaga suhu kamar tetap sejuk, menghindari cahaya terang, serta tidak menggunakan gadget menjelang tidur. Kebiasaan tidur yang teratur juga sangat penting, seperti tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari.
Meskipun perangkat seperti sleep buds bisa menjadi tambahan yang menarik dalam rutinitas tidur kita, tetap penting untuk memprioritaskan kebiasaan tidur yang sehat. Mengurangi kecemasan sebelum tidur dan menciptakan rutinitas yang menenangkan, seperti membaca atau mendengarkan musik yang menenangkan, bisa sangat membantu. Tidur yang berkualitas adalah hal yang sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental kita, dan meskipun teknologi seperti For Me Buds dan Tone Buds menjanjikan kemudahan, perawatan tidur yang baik tetap harus menjadi prioritas utama.









