(Vibizmedia – Economy) – Nilai tukar rupiah terhadap dollar dalam pergerakan pasar uang Jumat sore ini (12/12), ditutup menguat, stabil gain dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa naik setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore ini ini menguat 0,10% atau 17 poin ke level Rp 16.653 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.670. Rupiah terpantau menanjak bertahap di hari keduanya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.660 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.663, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 16.653.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa naik setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya, berupaya bangkit dari 2 minggu terendahnya yang tertekan arah kebijakan the Fed yang kurang hawkish.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini naik ke 98,47 dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 98,33.
Sementara itu, IHSG Jumat di akhir sesi menguat 40,018 poin (0,46%) ke level 8.660,499, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat setelah pemangkasan bunga the Fed, serta mengikuti Wall Street di mana Dow Jones dan S&P500 mencetak rekor baru.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Eropa beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.704 – Rp16.600.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting









