(Vibizmedia – Jakarta) Upaya memperkuat industri otomotif nasional terus didorong sebagai salah satu sektor strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Langkah ini dilakukan melalui penguatan ekosistem rantai pasok, peningkatan daya saing, serta percepatan transformasi menuju industri otomotif yang berorientasi global dan berkelanjutan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan apresiasi kepada Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) atas capaian ekspor tiga juta unit yang dinilai menunjukkan kemampuan industri nasional memenuhi standar kualitas global di lebih dari 100 negara. Hal tersebut disampaikan dalam Forum Diskusi Pengembangan Industri Otomotif yang digelar di Tangerang, Senin (20/4/2026).
Forum strategis antara pemerintah dan pelaku industri tersebut menjadi ruang untuk bertukar pandangan, menyelaraskan kebijakan, serta mengidentifikasi peluang kolaborasi guna memperkuat industri otomotif nasional secara berkelanjutan.
Di tengah dinamika ekonomi global, industri otomotif menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi permintaan maupun ketatnya persaingan internasional. Meski demikian, sektor ini tetap berperan penting sebagai penggerak ekspor dan pencipta lapangan kerja, dengan melibatkan sekitar 1,5 juta tenaga kerja dalam rantai pasoknya.
Pemerintah juga terus mendorong penguatan struktur industri melalui pengembangan ekosistem kendaraan listrik, peningkatan nilai tambah, serta penguatan rantai pasok domestik. Investasi pada kendaraan listrik, termasuk pengembangan baterai berbasis nikel, menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing di pasar global.
Airlangga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan industri otomotif Indonesia tetap kompetitif di tingkat internasional.
Forum tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan pelaku industri, antara lain Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Ali Murtopo Simbolon, Direktur Jenderal ILMATE Kementerian Perindustrian Setia Diarta, CEO Toyota Motor Asia Pacific Masahiko Maeda, Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto, serta para pelaku usaha komponen, vendor, dan mitra logistik.









