Ditekan Sentimen Negatif Global, IHSG Senin Siang Tergelincir ke Level 5.434

0
84

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, Senin siang ini (8/6), terpantau tergelincir 160,459 poin (2,87%) ke level 5.434,306 setelah dibuka turun ke level 5.486.311.

IHSG bergerak lanjut bearish ke sekitar 5 tahun 7 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya melemah dipimpin Kospi yang anjlok 8% di antara serangan rudal Iran ke Israel yang mengancam rapuhnya gencatan senjata dan menaikkan harga minyak, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dalam koreksi signifikan.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini merosot 0,78% atau 140 poin ke level Rp 18.155, dengan dollar AS di pasar uang Asia agak terkoreksi setelah melejit di sesi global sebelumnya; tertahan dari 9 minggu tertingginya setelah data NFP Amerika yang kuat mengangkat estimasi prospek kenaikan suku bunga the Fed.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 18.015, serta terpantau tergelincir ke level rekor intraday terendah yang baru, masih bearish terus memasuki minggu yang kesebelas.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 108,454 poin (1,94%) ke level 5.486.311. Sedangkan indeks LQ45 turun 12,060 poin (2,16%) ke level 554,690. Siang ini IHSG merosot 160,459 poin (2,87%) ke level 5.434,306. Sementara LQ45 terlihat turun 2,77% atau 15,430 poin ke level 542,320.

Tercatat saat ini sebanyak 88 saham naik, 646 saham turun dan 79 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau bias melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 3,96%, dan Hang Seng yang turun 1,18%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini masih bearish di area 5,5 tahun lebih terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias melemah dipimpin Kospi yang anjlok 8% di antara serangan rudal Iran ke Israel yang mengancam gencatan senjata, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dalam koreksi signifikan.

Berikutnya IHSG kemungkinan tetap bearish di zona merah, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.286 dan 6.459. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,319 dan bila tembus ke level 5,073.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group