
(Vibizmedia-Nasional) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sejumlah kejadian bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada periode Rabu (10/6) hingga Kamis (11/6) pukul 07.00 WIB. Fenomena kekeringan yang mulai meluas di sejumlah daerah serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi peristiwa yang mendominasi laporan kali ini.
Di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, musim kemarau yang mulai berlangsung menyebabkan berkurangnya debit air dari sumber-sumber alami sehingga tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Kondisi tersebut terjadi di Desa Kedungbenda, Kecamatan Nusawungu, dan berdampak pada 40 kepala keluarga.
Sebagai langkah penanganan darurat, BPBD Kabupaten Cilacap bersama aparat setempat menyalurkan 4.000 liter air bersih kepada warga terdampak pada Rabu (10/6).
Krisis air bersih juga terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sebanyak 127 kepala keluarga di Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat menurunnya debit sumber mata air. Untuk membantu kebutuhan warga, BPBD Kabupaten Bogor mendistribusikan 5.000 liter air bersih.
Sementara itu, di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kekeringan melanda Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru. Tidak turunnya hujan selama sekitar satu bulan menyebabkan 30 kepala keluarga mengalami krisis air bersih. BPBD Kabupaten Bekasi merespons dengan menyalurkan 10.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak.
Di wilayah lain, kebakaran hutan dan lahan terjadi di Desa Tumbit, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kebakaran yang terjadi pada Selasa (9/6) siang menghanguskan sekitar satu hektare lahan.
Menerima laporan kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Berau segera mengerahkan dua regu pemadam ke lokasi. Berkat respons cepat petugas, api berhasil dipadamkan dan dilakukan proses pendinginan sehingga kebakaran tidak meluas ke area lainnya.
Menyikapi meningkatnya potensi kekeringan di sejumlah daerah, BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk memperkuat langkah mitigasi. Upaya yang dapat dilakukan antara lain menyiapkan tandon air, membangun sumur resapan, serta memanen air hujan sebagai cadangan kebutuhan air bersih.
BNPB juga mengajak masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan melakukan penghematan guna mengantisipasi dampak musim kemarau yang diperkirakan terus berlangsung.
Sementara itu, untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan, pemerintah daerah diminta menyiapkan personel serta peralatan yang memadai guna mendukung respons cepat terhadap kebakaran skala kecil. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membakar sampah di lahan kering maupun membuka lahan dengan cara membakar.








