Manis, Legit, dan Hangat: Alasan Mengapa Stroopwafel Belanda Selalu Dikangeni

0
53
Toko bakery di Asmsterdam (Foto: Dmitrii E)

(Vibizmedia – Denyut Dunia) Bagi siapa pun yang pernah menginjakkan kaki di Belanda, ada satu aroma manis khas yang pasti melekat di ingatan: wangi karamel hangat yang terpancar dari kedai-kedai di sudut jalan atau pasar tradisional market. Itulah aroma Stroopwafel, kuliner legendaris Belanda yang kesederhanaannya justru membuatnya begitu membekas di hati dan selalu sukses bikin kangen.

 Apa Itu Stroopwafel?

Lahir di kota Gouda pada akhir abad ke-18 atau awal abad ke-19, stroopwafel awalnya diciptakan sebagai “kue rakyat jelata”. Para pembuat roti memanfaatkan sisa-sisa remah roti, menyatukannya menjadi adonan wafel tipis, lalu menyatukan dua lembar wafel tersebut dengan sirup karamel manis stroop.

Siapa sangka, kue yang lahir dari kreativitas menghemat bahan makanan ini kini menjelma menjadi ikon kuliner nasional Belanda yang mendunia. Dua lapisan wafel tipis bertekstur renyah namun lembut chewy, bermotif kotak-kotak khas waffle grid.

Bagian dallMNY S Lapisan sirup karamel kental yang manis, gurih, dan biasanya diberi sentuhan bubuk kayu manis cinnamon yang menghangatkan.

Ritual Terbaik Menikmati Stroopwafel

Menikmati stroopwafel bukan sekadar asal gigit. Ada seni dan ritual khusus yang membuat rasanya berkali-kali lipat lebih nikmat. Warga lokal Belanda punya cara jenius untuk menyantapnya.

Buat secangkir kopi hitam panas, teh, atau cokelat hangat. Taruh selembar stroopwafel di atas cangkir sebagai “penutup”. ukuran stroopwafel standar biasanya pas dengan diameter cangkir kopi. Tunggu sekitar 1 hingga 2 menit. Uap panas dari minuman akan naik dan perlahan melelehkan sirup karamel di dalam wafel, sekaligus membuat tekstur wafelnya menjadi luar biasa lembut. 

Angkat wafel yang sudah hangat dan melumer, lalu gigit perlahan sembari menyeruput minuman Anda. Perpaduan pahitnya kopi dan manis-legitnya karamel merupakan kebahagiaan sederhana.

 Mengapa Selalu Bikin Kangen?

Mengapa camilan ini selalu dicari dan bikin rindu? Jawabannya ada pada sensasi nostalgia dan kehangatan yang ditawarkannya. Di Belanda, stroopwafel adalah simbol gezelligheid—sebuah konsep kenyamanan, kebersamaan, dan kehangatan khas Belanda.

Menyantap stroopwafel hangat di tengah udara Eropa yang dingin selalu berhasil menciptakan memori yang manis. Tidak heran jika sepulang dari Belanda, sekotak stroopwafel selalu menjadi oleh-oleh wajib yang paling diburu untuk mengobati rasa rindu.

Jika Belgia punya Belgian Wafel (Gaufres de Liège dan Gaufres de Bruxelles) lalu Prancis punya Madeleines dan Macarons, maka Belanda punya Stroopwafel untuk menemani minum teh Anda.

Ketika Anda berkesempatan mengunjungi Belanda, cobalah membeli stroopwafel segar yang baru diangkat dari cetakan di pasar malam atau open-air market seperti Albert Cuyp Market di Amsterdam. Sensasi karamel hangat yang mulur langsung dari panggangan benar-benar tiada tandingannya!

Foto: Sophie Lee Tin Yien