Jalan Daerah, Urat Nadi Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

0
73
Jalan Daerah
Presiden Prabowo Subianto meresmikan ruas jalan sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di seluruh Indonesia dan menjadi bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur, pada Selasa, 23 Juni 2026. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Presiden Prabowo Subianto meresmikan ruas jalan sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD). Peresmian dipusatkan di Ruas Kedungdung–Bringkoning, Desa Lar Lar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo terlebih dahulu menerima paparan dari Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengenai capaian pelaksanaan program IJD di berbagai daerah. Selanjutnya, Kepala Negara mengikuti prosesi peresmian yang diawali dengan penyampaian laporan Menteri PU.

Dalam laporannya, Menteri Dody menjelaskan bahwa program tersebut merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah guna mendukung swasembada pangan, energi, dan air.

“Melalui program Inpres Jalan Daerah Nomor 11 Tahun 2025, pemerintah pusat meyakinkan bahwa rantai pasok pangan berjalan lancar dari hulu hingga hilir dan menghubungkan langsung wilayah-wilayah sentra produksi menuju pasar-pasar konsumsi secara lebih efisien dan berkelanjutan,” ujar Menteri Dody.

Menteri Dody menuturkan, sepanjang tahun 2025 pemerintah berhasil membangun dan meningkatkan jalan sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi dengan dukungan anggaran sebesar Rp5,41 triliun.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang lebih merata dan menjangkau seluruh pelosok Indonesia.

“Capaian keseluruhan ini membuktikan komitmen mutlak pemerintah bahwa pembangunan infrastruktur tidak lagi terpusat, melainkan telah menjangkau keseluruhan pelosok Indonesia secara lebih inklusif, adil, dan merata,” tuturnya.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas selesainya pembangunan jalan daerah di berbagai wilayah Indonesia. Kepala Negara menegaskan bahwa jalan merupakan infrastruktur dasar yang memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian nasional.

“Saya menyambut dengan bangga dan bahagia telah selesai pembangunan jalan daerah dengan total sepanjang 1.151 kilometer di seluruh pelosok Indonesia, di 37 provinsi,” ujar Presiden.

Presiden menegaskan bahwa jalan daerah merupakan urat nadi perekonomian rakyat karena menjadi penghubung utama antara kawasan produksi dan pusat-pusat perdagangan.

“Kehadiran jalan daerah ini memiliki arti yang sangat penting. Jalan daerah adalah urat nadi perekonomian rakyat. Melalui jalan-jalan inilah hasil panen petani, hasil kebun, hasil perikanan, dan berbagai produk masyarakat dapat bergerak dari desa menuju pasar, pusat distribusi, kawasan industri, dan sebaliknya dari mana-mana menuju ke desa,” kata Presiden.

Peresmian 1.151 kilometer jalan daerah tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah memperkuat konektivitas nasional, memperlancar distribusi logistik, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.