
(Vibizmedia-Nasional) Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bergerak cepat menangani kerusakan hunian sementara (Huntara) akibat bencana angin puting beliung yang dipicu cuaca ekstrem di Kabupaten Aceh Utara. Seluruh Huntara yang mengalami kerusakan kini dipastikan telah selesai diperbaiki dan kembali dapat ditempati oleh masyarakat dengan aman.
Kepastian tersebut disampaikan Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto, saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (23/6/2026).
“Artinya, sekecil apa pun permasalahan di lapangan, kami dari pemerintah pusat melalui BNPB atas arahan Bapak Presiden selalu memonitor dan segera mengambil langkah perbaikan. Alhamdulillah, Huntara yang sebelumnya rusak diterjang angin puting beliung saat ini sudah diperbaiki seluruhnya dan masyarakat yang sempat mengungsi telah kembali ke hunian masing-masing,” ujar Suharyanto usai meninjau Huntara di Desa Rumoh Rayeuk.
Sebanyak 72 unit Huntara yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat angin puting beliung telah selesai diperbaiki. Rinciannya meliputi 14 unit rusak berat, 29 unit rusak sedang, dan 29 unit rusak ringan.
Huntara yang telah diperbaiki tersebut tersebar di enam desa, yakni Desa Langkahan, Desa Rumoh Rayeuk, Desa Geudumbak, Desa Buket Linteung, Desa Alue Krak Kaye, dan Desa Lebok Pusaka.
Selain memastikan penanganan darurat berjalan optimal, Kepala BNPB juga meminta pemerintah daerah untuk mempercepat proses transisi para penyintas menuju hunian tetap (Huntap). Menurutnya, masyarakat tidak seharusnya terlalu lama tinggal di hunian sementara.
“Dalam kesempatan ini saya ingin menekankan kepada para pejabat daerah agar segera diajukan datanya dari pemerintah daerah. Berapa pun yang dapat dibangun, kita segera bangun Huntap. Paling tidak di tahun 2026 ini sebagian sudah pindah ke hunian tetap, tidak semuanya tinggal di Huntara,” tegas Suharyanto.
Pada kesempatan tersebut, Kepala BNPB juga menyerahkan bantuan sembako secara langsung kepada para penghuni Huntara guna membantu memenuhi kebutuhan harian mereka.
Langkah cepat pemerintah dalam memperbaiki Huntara dan menyiapkan pembangunan hunian tetap diharapkan dapat mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat terdampak bencana serta meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.








