(Vibizmedia – Jakarta) Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan Campus League Basketball Regional Jakarta yang berlangsung beberapa waktu lalu, menyusul insiden cedera yang dialami seorang atlet.
Insiden tersebut terjadi pada pertandingan semifinal antara Institut Perbanas Jakarta melawan Bina Nusantara di Basketball Court Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, Banten. Evaluasi dilakukan melalui rapat daring yang dipimpin Sekretaris Jenderal DPP Perbasi, Nirmala Dewi, pada Minggu (31/5/2026), dengan melibatkan jajaran pengurus DPP Perbasi, Technical Delegate, serta manajemen Campus League.
Nirmala Dewi menyampaikan bahwa evaluasi bertujuan untuk memperoleh penjelasan menyeluruh terkait kejadian tersebut sekaligus memastikan aspek keselamatan atlet menjadi prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan kompetisi. “Kami memanggil panitia pelaksana untuk memberikan klarifikasi. DPP Perbasi berkomitmen menciptakan rasa aman dan nyaman bagi atlet agar mereka terlindungi saat bertanding,” ujarnya, Selasa (30/6/2026).
Peristiwa cedera terjadi saat seorang pemain Institut Perbanas terjatuh dalam perebutan bola dan tertimpa pemain Bina Nusantara. Benturan pada bagian pelipis menyebabkan atlet tersebut mengalami cedera dan harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
DPP Perbasi mengapresiasi langkah cepat panitia yang segera membawa atlet ke rumah sakit serta memberikan fasilitas perawatan secara maksimal. Selain itu, Perbasi juga mengingatkan pentingnya koordinasi antara penyelenggara kompetisi dengan pengurus Perbasi di daerah. Menurut Nirmala, meskipun suatu kegiatan telah memperoleh rekomendasi dari DPP, pelaksanaannya tetap harus melibatkan pengurus daerah sesuai wilayah penyelenggaraan.
Sementara itu, CEO Campus League, Ryan Gozali, menjelaskan bahwa lapangan pertandingan di Universitas Pelita Harapan tidak menggunakan beton secara langsung, melainkan telah dilengkapi sistem peredam benturan Plexipave Cushion System yang umum digunakan pada fasilitas olahraga internasional. Ia menuturkan bahwa konstruksi lapangan terdiri atas beberapa lapisan, mulai dari material dasar, lapisan perata, campuran karet dan silika, acrylic sealer, hingga lapisan akhir (top coat) yang dirancang untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan atlet.
“Kualitas permukaan lapangan sudah menggunakan Plexipave Cushion System, sehingga tidak tepat jika disebut hanya berupa beton murni,” kata Ryan. Ia menambahkan bahwa pemilihan venue telah melalui koordinasi dengan Technical Delegate DPP Perbasi serta pengecekan bersama pihak Universitas Pelita Harapan sebelum kompetisi dimulai.
Ryan juga memastikan seluruh biaya penanganan medis atlet ditanggung oleh penyelenggara. Atas permintaan keluarga, atlet tersebut kemudian dipindahkan ke rumah sakit yang lebih dekat dengan tempat tinggalnya dengan fasilitas perawatan VIP.
Dari pihak Universitas Pelita Harapan, Sport Director Stephen Lester Metcalfe menegaskan bahwa spesifikasi lapangan telah memenuhi standar konstruksi olahraga dan telah digunakan sejak 2008 tanpa mengalami kendala serupa. “Fasilitas ini menggunakan lapisan aspal dan karet sesuai standar, dan selama ini tidak pernah terjadi masalah seperti kejadian kemarin,” ujarnya.
Technical Delegate DPP Perbasi, Abdul Rozak, turut menegaskan hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa lapangan telah memiliki lapisan peredam benturan sehingga memenuhi persyaratan sebagai venue pertandingan. Ia juga membantah anggapan bahwa lapangan hanya berupa beton.
Campus League menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kompetisi di lingkungan perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya mendorong penyediaan fasilitas olahraga berstandar internasional, sekaligus mendukung pembinaan atlet dan penyiaran pertandingan.
Evaluasi yang dilakukan DPP Perbasi diharapkan menjadi dasar penyempurnaan standar penyelenggaraan kompetisi bola basket antarmahasiswa, sehingga aspek keselamatan atlet, kualitas venue, serta tata kelola pertandingan dapat terus ditingkatkan pada penyelenggaraan berikutnya.









