Transformasi 5G Dipercepat, Pemerintah Perkuat Kolaborasi dengan Operator

0
36
Foto: Kemkomdigi

(Vibizmedia – Jakarta) Pemerintah terus mendorong terciptanya iklim industri telekomunikasi yang sehat sebagai fondasi percepatan investasi jaringan 5G, agar masyarakat dapat menikmati layanan internet yang lebih cepat, stabil, dan menjangkau wilayah yang lebih luas.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, saat menerima audiensi President Director dan Chief Executive Officer XLSMART di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Nezar menjelaskan, pemerintah berupaya menghadirkan ekosistem yang kondusif melalui kebijakan yang memberikan kepastian bagi pelaku industri, termasuk dengan menekan beban regulasi agar operator memiliki ruang lebih besar untuk memperluas investasi jaringan.

“Kami berupaya menciptakan lingkungan industri yang sehat melalui kebijakan yang adaptif terhadap kondisi sektor telekomunikasi, termasuk dengan mengurangi beban regulasi. Tujuannya agar industri tetap tumbuh dengan kondisi keuangan yang kuat,” ujarnya.

Ia menegaskan, industri telekomunikasi yang sehat merupakan prasyarat utama dalam mempercepat pembangunan jaringan generasi baru sekaligus mendukung transformasi digital nasional. Karena itu, pemerintah terus memantau dinamika industri guna memastikan persaingan tetap sehat, investasi meningkat, dan kualitas layanan kepada masyarakat terus membaik.

Nezar juga mengapresiasi langkah ekspansif XLSMART dalam mempercepat implementasi jaringan 5G di Indonesia. Menurutnya, pengembangan jaringan tersebut akan memperkuat konektivitas digital sekaligus meningkatkan pengalaman masyarakat dalam mengakses layanan internet berkecepatan tinggi.

“Saya menyambut baik langkah agresif Anda dalam mendorong transformasi 5G di Indonesia,” katanya.

Ia menilai keberlanjutan investasi sangat bergantung pada kesehatan finansial industri. Dengan struktur industri yang semakin solid, operator diharapkan mampu meningkatkan kualitas jaringan sekaligus memperluas jangkauan layanan.

“Kami ingin memastikan industri ini tetap berjalan dengan kondisi keuangan yang sehat. Dengan struktur industri yang lebih kuat, kita optimistis implementasi 5G dapat terus dipercepat,” ujar Nezar.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan implementasi 5G tidak hanya diukur dari perluasan jaringan, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat melalui layanan yang lebih cepat, andal, dan berkualitas.

“Yang terpenting adalah kualitas layanan dan pengalaman pengguna,” tegasnya.

Nezar memastikan pemerintah akan terus mendukung investasi serta memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri yang sejalan dengan agenda transformasi digital nasional. Sinergi antara pemerintah dan operator telekomunikasi dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pemerataan akses internet berkecepatan tinggi sekaligus meningkatkan daya saing digital Indonesia.

“Kami menghargai kerja sama ini dan siap terus mendukung upaya bersama untuk mendorong kemajuan industri telekomunikasi di Indonesia,” pungkasnya.