Mulai 1 September 2026, Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi: Bukan Lagi Berdasarkan Berat, tetapi Jumlah Koper

0
51
Garuda Indonesia
Garuda Indonesia. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan menerapkan sistem baru dalam ketentuan bagasi penumpang dengan mengubah konsep bagasi bebas biaya dari weight concept (berdasarkan berat) menjadi piece concept (berdasarkan jumlah koper). Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 September 2026 untuk seluruh tiket yang dibeli atau diterbitkan sejak tanggal tersebut.

Perubahan ini menjadi bagian dari upaya Garuda Indonesia untuk menghadirkan layanan yang lebih praktis, transparan, dan selaras dengan standar maskapai internasional.

Dalam pengumuman resminya, Garuda Indonesia menjelaskan bahwa melalui sistem Piece Concept, kapasitas bagasi akan dihitung berdasarkan jumlah barang bawaan yang diperbolehkan, lengkap dengan batas berat maksimum untuk setiap koper.

“Efektif 1 September 2026, Garuda Indonesia akan menghadirkan kemudahan bagasi melalui kebijakan Piece Concept atau bagasi terdaftar akan dihitung berdasarkan jumlah barang bawaan,” tulis Garuda Indonesia dalam laman resminya, dikutip Minggu (12/7/2026).

Dengan sistem baru ini, setiap tiket akan mencantumkan informasi yang lebih jelas mengenai jumlah koper yang dapat dibawa beserta berat maksimal masing-masing koper. Langkah tersebut diharapkan memudahkan penumpang dalam mempersiapkan barang bawaan sebelum melakukan perjalanan.

Garuda Indonesia menilai perubahan kebijakan ini akan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman sekaligus meningkatkan efisiensi proses operasional di bandara.

“Pembaruan ini dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, membantu Anda mempersiapkan barang bawaan sebelum keberangkatan, serta mendukung proses check-in dan pengambilan bagasi yang lebih cepat dan lancar,” jelas manajemen Garuda Indonesia.

Selain meningkatkan kenyamanan pelanggan, penerapan Piece Concept juga bertujuan menyelaraskan kebijakan bagasi Garuda Indonesia dengan praktik yang telah diterapkan oleh banyak maskapai penerbangan internasional.

Keseragaman aturan tersebut dinilai akan memudahkan penumpang, terutama yang melanjutkan perjalanan menggunakan penerbangan internasional dengan maskapai lain.

“Sehingga menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih konsisten, terutama bagi Anda yang melanjutkan perjalanan dengan penerbangan internasional,” tulis Garuda Indonesia.

Dengan kebijakan baru ini, Garuda Indonesia berharap proses perjalanan menjadi lebih sederhana, kepastian mengenai hak bagasi semakin jelas, serta pengalaman pelanggan semakin baik seiring meningkatnya standar layanan maskapai nasional di tingkat global.