Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Padang, Sejumlah Kendaraan Hanyut dan Warga Dievakuasi

0
45
Banjir
Tim gabungan melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di Kota Padang pada Senin, 3 Agustus 2026. FOTO: BNPB

(Vibizmedia-Nasional) Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang mengakibatkan banjir di sedikitnya tiga kecamatan pada Senin (3/8). Bencana tersebut merendam permukiman warga, menghanyutkan sejumlah kendaraan, dan memaksa tim gabungan mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Kuranji, Kecamatan Koto Tangah, dan Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

Di Kecamatan Kuranji, banjir menggenangi Kelurahan Lapau Munggu, Komplek Wahana, Kampuang Tanjung, Pasar Lalang, serta Gunung Sarik. Sementara di Kecamatan Koto Tangah, genangan terjadi di Kelurahan Aia Pacah, kawasan belakang RSUD, dan Perumahan Green Mandiri.

Adapun di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, banjir melanda Kelurahan Bungus Selatan, Bungus Barat, Teluk Kabung Utara, Bungus Timur, serta Teluk Kabung Tengah.

Dari laporan visual yang diterima petugas, derasnya arus banjir menghanyutkan sejumlah kendaraan yang berada di jalan. Hingga Senin malam, proses pendataan terhadap korban jiwa maupun kerugian material masih dilakukan oleh BPBD Kota Padang.

Merespons kondisi tersebut, BPBD Kota Padang bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Tim gabungan mengevakuasi warga dari kawasan yang tergenang menggunakan perahu polietilen menuju lokasi yang lebih aman.

Selain proses evakuasi, BPBD juga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk melakukan kaji cepat serta pendataan dampak bencana sebagai dasar penanganan lanjutan dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.

Hingga Senin malam, banjir di sejumlah titik dilaporkan masih belum surut. Curah hujan yang masih mengguyur sebagian wilayah membuat petugas bersama pemerintah daerah, unsur OPD, dan masyarakat terus bersiaga melakukan evakuasi serta pemantauan kondisi di lapangan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang masih berpeluang memicu banjir maupun bencana hidrometeorologi basah lainnya.

Masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir diminta terus memantau informasi resmi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat serta segera mengikuti arahan petugas apabila diperlukan evakuasi demi menjaga keselamatan.