Magang Nasional Jadi Rebutan, Hanya Satu dari Empat Pelamar Lolos Verifikasi

0
40
Magang Nasional
Magang Nasional. FOTO: KOMDIGI

(Vibizmedia-Nasional) Antusiasme masyarakat terhadap Program Magang Nasional 2026 membludak. Sebanyak 732.483 orang tercatat mendaftar pada pembukaan Batch I, jauh melampaui kuota yang disediakan pemerintah sebanyak 50.000 peserta.

Namun, setelah melalui proses verifikasi administrasi, hanya 226.719 pelamar yang dinyatakan memenuhi persyaratan dan mengajukan lamaran secara lengkap. Dari jumlah tersebut, hanya 50.000 orang yang akan memperoleh kesempatan mengikuti program magang tahun ini.

Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang) Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi menjelaskan tingginya selisih antara jumlah pendaftar dan pelamar yang lolos verifikasi disebabkan banyaknya peserta yang tidak memenuhi persyaratan administrasi.

“Hingga penutupan pendaftaran Program Pemagangan Batch I Angkatan Kedua Tahun 2026 pada 28 Juli 2026 sebanyak 732.483 orang mendaftar sebagai calon peserta pemagangan. Namun setelah kami melakukan verifikasi, terdapat 226.719 orang yang mengajukan lamaran lengkap,” ujar Anwar, Selasa (4/8/2026).

Menurut Anwar, sebagian besar pendaftar dinyatakan tidak memenuhi syarat (not eligible) karena telah melewati batas waktu kelulusan, melengkapi dokumen secara tidak lengkap, atau tidak memenuhi ketentuan administrasi lainnya.

“Turunnya secara drastis jumlah pendaftar dengan yang melamar lengkap karena sebagian besar pendaftar masuk dalam kategori tidak eligible, di antaranya mereka sudah melewati batas kelulusan, data yang tidak lengkap, dan lainnya,” jelasnya.

Program Magang Nasional menjadi salah satu upaya pemerintah meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui pengalaman kerja langsung di dunia industri. Para peserta yang lolos seleksi akan ditempatkan di berbagai perusahaan dan lembaga sesuai kebutuhan.

Selain memperoleh pengalaman kerja, peserta juga akan menerima uang saku sebesar Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) sesuai lokasi penempatan magang.

Bagi masyarakat yang belum berhasil mengikuti Batch I, pemerintah memastikan kesempatan masih terbuka pada Batch II. Pendaftaran akan dibuka setelah peserta Batch I mulai menjalani program atau on board.

“Bagi yang belum bisa ikut pada batch pertama, silakan mengikuti batch kedua selama persyaratan terpenuhi. Batch II akan segera dibuka setelah batch pertama dimulai atau on board,” kata Anwar.

Ia menambahkan, rincian sektor industri serta distribusi penempatan peserta akan diumumkan setelah proses penetapan peserta Batch I selesai dilakukan.

Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan Program Magang Nasional masih menjadi salah satu program ketenagakerjaan yang paling diminati masyarakat. Besarnya antusiasme tersebut sekaligus mencerminkan tingginya kebutuhan generasi muda terhadap kesempatan memperoleh pengalaman kerja dan meningkatkan daya saing di tengah pasar kerja yang semakin kompetitif.