Balik ke Uptrend, IHSG Rabu Siang Rebound ke Level 6.330

0
36
Vibizmedia Photo

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, Rabu siang ini (12/8), terpantau rebound 62,478 poin (1,00%) ke level 6.330,358 setelah dibuka naik ke level 6.277.763.

IHSG bergerak bangkit dari posisi seminggu terendahnya kemarin, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias melemah di tengah tensi geopolitik Timur Tengah yang kembali memanas dan pasar mencari arah kebijakan the Fed dari rilis inflasi CPI Amerika, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dalam koreksi di hari keduanya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah 0,20% atau 35 poin ke level Rp 17.865, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah menguat perlahan 2 hari di sesi global sebelumnya, bangkit bertahap menjauhi level 6 minggu terendahnya di tengah pasar menantikan rilis inflasi CPI AS yang dapat memberikan arah untuk kebijakan berikutnya suku bunga the Fed.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.830, serta terpantau meninggalkan area 2 minggu tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 9,883 poin (0,16%) ke level 6.277.763. Sedangkan indeks LQ45 turun 4,280 poin (0,67%) ke level 636,010. Siang ini menguat 62,478 poin (1,00%) ke level 6.330,358. Sementara LQ45 terlihat turun 11,220 poin (1,75%) poin ke level 629,070.

Tercatat saat ini sebanyak 394 saham naik, 146 saham turun dan 176 saham stagnan.

Sedangkan, bursa regional siang ini terpantau mixed bias melemah, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,83%, dan Hang Seng yang merosot 0,92%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bangkit dari seminggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias melemah oleh di tengah tensi geopolitik Timur Tengah yang kembali memanas, serta mencermati Wall Street yang berakhir dalam koreksi hari keduanya.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan dalam rebound-nya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.460 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,212 dan bila tembus ke level 6,029.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group