Imbas Erupsi Anak Krakatau Mereda, Sejumlah Bandara Mulai Beroperasi Kembali

0
76
Foto: Kemenhub
(Vibizmedia – Jakarta) Setelah sempat lumpuh akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau sejak Sabtu (5/9/2026), layanan penerbangan di beberapa bandara utama mulai dipulihkan sejak Selasa (8/9/2026) dini hari. Kementerian Perhubungan menekankan bahwa keputusan pemulihan ini diambil tanpa mengesampingkan faktor keselamatan penerbangan.
Operasional Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), dan Husein Sastranegara (Bandung) resmi difungsikan kembali tepat pukul 00.01 WIB. Tak lama berselang, Bandara Budiarto Curug dan Pondok Cabe turut menyusul dibuka pada pukul 02.25 WIB. Kendati demikian, dua fasilitas penerbangan di Lampung—Bandara Radin Inten II serta Bandara Muhammad Taufiq Kiemas—masih belum beroperasi sembari menunggu evaluasi situasi udara setempat. Adapun Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam, Sumatra Selatan, telah lebih dulu dibuka secara normal sejak Senin (7/9/2026) pagi.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa proses pengaktifan kembali bandara ini dibarengi dengan prosedur ketat. Pihak maskapai dan otoritas penerbangan diwajibkan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap armada pesawat. Di samping itu, seluruh awak kokpit diinstruksikan untuk mematuhi restricted polygon—yaitu pemetaan zona udara berbahaya yang berisiko terpapar abu vulkanik—guna menghindari jalur lintasan yang rawan.
Guna menjaga kelancaran operasional dan keamanan penumpang, Kemenhub terus memantau pergerakan abu vulkanik secara berkala serta mengimbau seluruh pemangku kepentingan industri penerbangan untuk memperkuat koordinasi.