DKI Targetkan 6.500 Km Kabel Udara Semrawut Tuntas Diturunkan dalam 5 Tahun

0
38
Kabel Semrawut
Kabel Semrawut. FOTO: PEMKOT JAKBAR

(Vibizmedia-Nasional) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan seluruh jaringan kabel udara yang masih semrawut di ruang publik dapat ditata dan diturunkan ke bawah tanah dalam lima tahun ke depan.

Target tersebut mencakup jaringan utilitas dengan total panjang sekitar 6.500 kilometer yang tersebar di berbagai wilayah Ibu Kota. Penataan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan kawasan ruang publik dan ruas jalan yang membutuhkan penataan utilitas.

Upaya tersebut dilakukan melalui pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) sebagai infrastruktur bawah tanah untuk menampung berbagai jaringan utilitas, sekaligus melalui relokasi secara mandiri oleh para pemilik jaringan.

Keberadaan kabel udara yang tidak tertata selama ini dinilai mengganggu kerapian ruang kota serta berpotensi menimbulkan persoalan keselamatan dan pemeliharaan jaringan. Karena itu, penataan utilitas menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan ruang publik Jakarta yang lebih tertib dan nyaman.

Pembangunan SJUT diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang karena berbagai jaringan utilitas dapat ditempatkan dalam satu sistem infrastruktur terpadu. Dengan demikian, kebutuhan pemasangan maupun pemeliharaan jaringan tidak lagi harus dilakukan dengan memasang kabel secara semrawut di atas tiang atau melintang di ruang publik.

Penataan juga akan melibatkan pemilik jaringan utilitas untuk melakukan relokasi secara mandiri. Skema tersebut menjadi bagian dari strategi mempercepat proses penurunan kabel udara tanpa sepenuhnya bergantung pada pembangunan SJUT oleh pemerintah daerah.

Pelaksanaan penataan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur, lokasi, serta koordinasi dengan pemilik jaringan utilitas.

Target penurunan sekitar 6.500 kilometer jaringan kabel tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki estetika kota, tetapi juga meningkatkan kualitas ruang publik, keselamatan, serta efisiensi pengelolaan utilitas di Jakarta.

Dengan penataan yang dilakukan secara konsisten dalam lima tahun ke depan, Jakarta diarahkan menuju sistem jaringan utilitas yang lebih tertata, terpadu, dan sebagian besar berada di bawah tanah.