Posisi 5,5 Minggu Terlemah, IHSG Selasa Siang Merosot ke Level 6.314

0
53
Vibizmedia Picture

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, Selasa siang ini (22/9), terpantau merosot cukup signifikan 71,160 poin (1,11%) ke level 6.313,566 setelah dibuka naik ke level 6.392.335.

IHSG bergerak terkoreksi di hari ketiga ke level 5,5 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias menguat dipimpin sektor teknologi dan kesehatan di tengah sentimen positif menjelang pertemuan tingkat tinggi antara Trump dan Xi Jinping, serta mengikuti Wall Street yang semalam rally dengan Nasdaq membukukan rekor.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini balik melemah 0,22% atau 40 poin ke level Rp 17.870, dengan dollar AS di pasar uang Asia turun setelah menguat di sesi global sebelumnya, terkoreksi dari 7,5 minggu tertingginya di antara kecenderungan hawkish bank sentral global.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.830, serta terpantau kembali tertekan tren bearish 9 hari terakhir ke sekitar 5,5 minggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau menguat 7,609 poin (0,12%) ke level 6.392.335. Sedangkan indeks LQ45 turun 1,012 poin (0,16%) ke level 634,068. Siang ini melemah cukup signifikan 71,160 poin (1,11%) ke level 6.313,566. Sementara LQ45 terlihat turun 5,522 poin (0,87%) poin ke level 629,558.

Tercatat saat ini 147 saham naik, 513 saham turun dan 128 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau bias menguat, di antaranya Nikkei yang naik 1,38%, dan Hang Seng yang menanjak 0,36%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi ke level 5,5 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias menguat dipimpin sektor teknologi dan kesehatan, serta mengikuti Wall Street yang rally dan Nasdaq membukukan rekor.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan tertahan di zona merah, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.553 dan 6.787. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,230 dan bila tembus ke level 6,201.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group