Fluktuatif Terkoreksi, Rupiah Kamis Berakhir Melemah ke Level Rp17.895/USD

0
69
Vibizmedia Photo

(Vibizmedia – Economy) – Nilai tukar rupiah terhadap dollar dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (8/10), berakhir melemah, menambah loss sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menanjak setelah menguat di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS sore ini melemah 0,10% atau 17 poin ke level Rp 17.895 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.878. Rupiah terpantau menjauhi posisi 2 minggu tertingginya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.875 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.898, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp17.895.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa menanjak setelah menguat di sesi global sebelumnya, rally di 1,5 tahun tertingginya setelah rilis minutes the Fed yang bersikap hawkish.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini naik ke 102,36, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 102,25.

Sementara itu, IHSG Kamis di akhir sesi terpantau melemah signifikan 115,440 poin (1,88%) ke level 6.031,284, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias melemah oleh rilis minutes the Fed yang mengindikasikan kenaikan suku bunga dan memanasnya geopolitik Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir dalam koreksi oleh naiknya yields U.S. Treasury.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp18.000 – Rp17.795.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting