Koreksi Terbatas Hari Kedua, IHSG Rabu Siang Melemah ke Level 7.544

0
111

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, Rabu siang ini (22/4), terpantau melemah 15,017 poin (0,20%) ke level 7.544,363 setelah dibuka turun ke level 7.543.469.

IHSG bergerak di dua zona dan melanjutkan koreksi sebelumnya pada seminggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed dengan Nikkei mencetak rekor baru, setelah Presiden Trump memperpanjang gencatan senjata di tengah tensi konflik Timur Tengah yang masih tinggi, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dalam koreksi kembali.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah 0,20% atau 35 poin ke level Rp 17.175, dengan dollar AS di pasar uang Asia flat setelah menguat di sesi global sebelumnya; tertahan dari kenaikannya di tengah optimisnya investor atas kemungkinan kesepakatan perang Iran.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.140, serta terpantau melemah dekat dengan rekor terendahnya yang terakhir.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 23,891 poin (0,32%) ke level 7.535.489. Sedangkan indeks LQ45 turun 7,660 poin (1,03%) ke level 736,010. Siang ini IHSG melemah 15,017 poin (0,20%) ke level 7.544,363. Sementara LQ45 terlihat turun 0,74% atau 5,470 poin ke level 738,200.

Tercatat saat ini sebanyak 402 saham naik, 253 saham turun dan 163 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,16%, dan Hang Seng yang turun 1,32%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam koreksi di rentang konsolidasi, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed dengan Nikkei mencetak rekor baru, setelah Presiden Trump memperpanjang gencatan senjata perang Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir dalam koreksi kembali.

 

Berikutnya IHSG kemungkinan masih akan berkonsolidasi dan tertahan di zona merah, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.898 dan 8.247. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,118 dan bila tembus ke level 7,019.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group