(Vibizmedia – Jakarta) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggelar kegiatan Healthy Liver Awareness 2026 bertema “Solid Habit, Strong Liver” sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan hati. Kampanye ini menekankan pentingnya kebiasaan hidup sehat yang konsisten guna mencegah penyakit hati dan komplikasi serius di masa depan.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan kesehatan hati dunia, meliputi Hari Liver Sedunia (19 April), Hari Perlemakan Hati Sedunia (12 Juni), dan Hari Hepatitis Sedunia (28 Juli).
“Penyakit hati masih menjadi tantangan kesehatan global dan nasional. Perlemakan hati, hepatitis, sirosis, hingga kanker hati masih berkontribusi terhadap tingginya angka kesakitan dan kematian,” ujar Andi di Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Ia menambahkan, penyakit hati sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal, sehingga banyak kasus baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut. Karena itu, deteksi dini dan perubahan gaya hidup menjadi kunci utama pencegahan.
Selain berdampak pada kesehatan, penyakit hati juga meningkatkan beban pembiayaan kesehatan nasional. Data Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menunjukkan adanya kenaikan signifikan biaya penanganan penyakit hati dalam beberapa tahun terakhir.
“Upaya promotif dan preventif harus diperkuat melalui edukasi, skrining dini, serta perubahan perilaku hidup sehat sebagai investasi jangka panjang,” tambahnya.
Dalam kegiatan ini, Kemenkes menyediakan layanan skrining kesehatan hati, antara lain pemeriksaan HBsAg, Anti-HCV, penilaian skor APRI, serta Fibroscan untuk evaluasi kondisi hati secara lebih menyeluruh.
Acara juga menghadirkan pakar kesehatan hati untuk membahas tantangan skrining di layanan kesehatan primer serta tata laksana lanjutan bagi pasien dengan hasil positif, guna memperkuat sistem deteksi dini dan rujukan di fasilitas kesehatan.
Sekitar 100 peserta hadir secara langsung, terdiri dari perwakilan media dan komunitas peduli kesehatan hati. Selain itu, kegiatan juga diikuti secara daring oleh pengelola program Penyakit Tidak Menular di tingkat daerah serta kader kesehatan di puskesmas.
Melalui kampanye “Solid Habit, Strong Liver”, Kemenkes mengajak masyarakat untuk menerapkan pola makan sehat, rutin beraktivitas fisik, menghindari faktor risiko penyakit hati, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala guna mencegah penyakit sejak dini.









