Harga BBM Nonsubsidi Turun, Pertamax Turbo Kini Rp19.300 per Liter

0
119
Foto: Pertamina

(Vibizmedia – Jakarta) PT Pertamina (Persero) resmi menurunkan harga sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi, yakni Dexlite, Pertamina Dex, dan Pertamax Turbo, yang mulai berlaku efektif pada Rabu, 1 Juli 2026.

Penyesuaian harga tersebut dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan dinamika harga minyak mentah dunia, sekaligus sebagai implementasi regulasi terbaru dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga harga BBM nonsubsidi tetap kompetitif serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan pengumuman resmi Pertamina yang dikutip pada Rabu (1/7/2026), untuk wilayah Jabodetabek, harga Dexlite (CN 51) mengalami penurunan signifikan menjadi Rp19.700 per liter dari sebelumnya Rp23.000 per liter pada Juni 2026.

Penurunan juga terjadi pada Pertamina Dex (CN 53), yang kini dijual seharga Rp21.150 per liter, turun dari Rp24.800 per liter. Sementara itu, Pertamax Turbo (RON 98) disesuaikan menjadi Rp19.300 per liter dari sebelumnya Rp20.750 per liter.

Di sisi lain, harga BBM nonsubsidi jenis bensin lainnya tidak mengalami perubahan. Pertamax (RON 92) tetap berada di level Rp16.250 per liter, sedangkan Pertamax Green (RON 95) bertahan di angka Rp17.000 per liter.

Kedua produk tersebut sebelumnya sempat mengalami kenaikan pada 10 Juni 2026, seiring kebijakan pemerintah yang menahan harga akibat ketegangan geopolitik, termasuk konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang memicu lonjakan harga minyak dunia.

Untuk BBM bersubsidi dan penugasan, pemerintah memastikan tidak ada perubahan harga. Pertalite tetap dibanderol Rp10.000 per liter, sementara Biosolar bertahan di Rp6.800 per liter, guna menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Kebijakan penyesuaian harga ini mengacu pada Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang merupakan perubahan atas Kepmen Nomor 62 K/12/MEM/2020 mengenai formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM umum.