(Vibizmedia – Economy) – Nilai tukar rupiah terhadap dollar dalam pergerakan pasar uang Rabu sore ini (8/7), ditutup melemah, mengurangi loss dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa merangkak setelah melaju di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore ini melemah 0,08% atau 15 poin ke level Rp 17.990 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.975. Rupiah terpantau melemah di hari ketiga ke sekitar sebulan terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.983 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp18.005, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 17.990.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa merangkak setelah melaju di sesi global sebelumnya, naik di antara berita serangan Iran di Selat Hormuz yang mengangkat permintaan aset safe haven.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini naik terbatas ke 101,15, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 101,12.
Sementara itu, IHSG Rabu di akhir sesi terpantau melemah tajam 113,125 poin (1,89%) ke level 5.873,372, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed melemah di tengah memanasnya tensi geopolitik Iran yang menaikkan harga minyak mentah, serta mencermati Wall Street yang semalam serempak dalam koreksi dipicu aksi jual saham semiconductor.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak naik, Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp18.136 – Rp17.803.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting









