Kereta Ekonomi Kerakyatan Hadirkan Kenyamanan dengan Tarif Terjangkau

0
55
Kereta Petani dan Pedagang relasi Rangkasbitung. (Foto: PT KAI)

(Vibizmedia – Jakarta) PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat layanan Kereta Ekonomi Kerakyatan telah melayani 103.848 pelanggan sejak pertama kali diperkenalkan pada masa Angkutan Lebaran 2026 hingga 26 Juli 2026. Layanan ini dikembangkan untuk menghadirkan perjalanan kereta kelas ekonomi yang tetap terjangkau dengan tingkat kenyamanan yang semakin baik.

KAI terus melakukan peningkatan kualitas layanan kelas ekonomi melalui inovasi Kereta Ekonomi Kerakyatan. Pembaruan tersebut mencakup interior yang lebih modern, kursi yang dapat disesuaikan dengan arah perjalanan, serta ruang duduk yang lebih nyaman, tanpa mengubah karakter tarif yang tetap ekonomis.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, dalam keterangan yang dikutip Jumat (31/7/2026), menyebut pengembangan ini merupakan respons terhadap kebutuhan pelanggan yang menginginkan perjalanan antarkota yang nyaman sekaligus terjangkau.

Menurutnya, Kereta Ekonomi Kerakyatan dihadirkan untuk memberikan akses perjalanan dengan fasilitas yang semakin baik, namun tetap ramah di kantong masyarakat.

Saat ini, layanan tersebut dioperasikan pada KA Cikuray dengan relasi Garut–Pasarsenen pulang pergi. Sejak mulai beroperasi pada 11 Juni hingga 26 Juli 2026, KA Cikuray telah melayani 79.450 pelanggan, terdiri dari 32.145 penumpang relasi Garut–Pasarsenen dan 47.305 penumpang relasi sebaliknya.

Tingginya jumlah pengguna menunjukkan peran penting KA Cikuray dalam mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Garut, Bandung, Purwakarta, Bekasi, hingga Jakarta. Kereta ini dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bekerja, menempuh pendidikan, berdagang, berwisata, hingga bersilaturahmi.

Kereta Ekonomi Kerakyatan merupakan hasil pengembangan internal KAI yang dikerjakan di Balai Yasa Manggarai. Inovasi dilakukan melalui pembaruan desain interior, penataan ulang kursi, serta penggunaan tempat duduk yang dapat disesuaikan dengan arah perjalanan guna meningkatkan kenyamanan.

Sebelum digunakan pada KA Cikuray, rangkaian ini sempat dioperasikan sebagai KA tambahan rute Lempuyangan–Pasarsenen selama masa Angkutan Lebaran, yakni pada 11 Maret hingga 5 April 2026. Pada periode tersebut, layanan ini digunakan oleh 24.398 pelanggan.

Secara keseluruhan, sejak diluncurkan hingga 26 Juli 2026, total pengguna Kereta Ekonomi Kerakyatan mencapai 103.848 pelanggan.

Anne menilai capaian ini menjadi bahan evaluasi bagi KAI untuk terus mengembangkan layanan kereta ekonomi agar semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan, setiap peningkatan fasilitas diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh pelanggan melalui perjalanan yang aman, nyaman, andal, dan tetap terjangkau.

Ke depan, KAI akan terus menghimpun masukan dari pelanggan melalui evaluasi pola perjalanan, tingkat penggunaan layanan, serta pengalaman pengguna. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam pengembangan sarana dan peningkatan kualitas layanan.

Anne menambahkan, KAI ingin memastikan kereta api tetap menjadi moda transportasi yang dekat dengan masyarakat, dengan menjaga keseimbangan antara tarif terjangkau dan kualitas pelayanan yang terus meningkat.