(Berita Daerah – Naisonal) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong peningkatan kontribusi industri di luar Pulau Jawa demi percepatan pemerataan dan penyebaran industri ke seluruh wilayah Indonesia.
Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin saat membuka Rapat Koordinasi Kemenperin dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota Wilayah I Tahun 2015, di auditorium PT Semen Padang Indonesia, di Padang, Selasa (24/2) mengatakan jika ke depannya pertumbuhan industri di luar Pulau Jawa harus lebih besar dari pada pertumbuhan industri di Jawa, agar terjadi percepatan penyebaran dan pemerataan pembangunan industri.
Berdasarkan data Kemenperin disebutkan bahwa sektor industri pengolahan non-migas di luar Pulau Jawa mampu tumbuh dari 24,63 persen di tahun 2008 menjadi 27,22 persen di tahun 2013. Sedangkan jika dilihat dari distribusi wilayah, maka wilayah Sumatera dan Kalimantan menyumbang 23,90 persen pertumbuhan, dimana Sumatera mendominasi dengan 20,63 persen sementara Kalimantan hanya 3,27 persen.
Dengan melihat komposisi ini dan didukung dengan melimpahnya sumber daya industri di Kalimantan membuat potensi pengembangan industri masih sangat besar dilakukan di wilayah tersebut. Infrastruktur harus dibangun di wilayah ini agar pengembangan industri bisa berjalan lebih cepat.
Akbar Buwono/Regional Analyst at Vibiz Research/VM/BD Editor : Eni Ariyanti image: ant









