Peluang Kerja Sama Sektor UMKM Indonesia – Afrika Selatan

0
248
Ilustrasi Africa Selatan (Foto: Vibizmedia/ Jemima)

(Vibizmedia – Nasional) Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki, Senin (30/10/2023) mengatakan bahwa banyak potensi yang bisa dikerjasamakan antara Indonesia dengan Afrika Selatan.

Afrika Selatan juga dianggap memiliki potensi yang sangat besar sebagai pasar ekspor pada sektor manufaktur Indonesia.

“Seperti kemitraan rantai pasok, akses pemasaran, transfer riset dan teknologi, hingga meningkatkan strategi kebijakan ekspor. Nilai ekspor Indonesia untuk Afrika Selatan sendiri mencapai angka US$1 juta pada 2022,” kata Menteri Teten.

Ekspor Indonesia untuk Afrika Selatan dengan beberapa sektor yang menjanjikan di antaranya produk-produk berbasis sawit, sabun, kopi, kendaraan bermotor, pipa, saus, kertas, hingga barang-barang berbahan karet.

SMESCO Indonesia dalam rangka meningkatkan ekspor Indonesia,  telah membangun Smesco Hub Timur yang berlokasi strategis di Nusa Dua, Bali, yang juga dikenal sebagai “Gateway to The East” dan diproyeksikan untuk menjadi pusat inovasi, kolaborasi, dan tempat bagi para wirausaha maupun investor.

“Untuk memastikan kesuksesan dan pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan, penting bagi kami untuk memberikan dukungan maupun menyediakan berbagai sumber daya yang mereka butuhkan,” ujar Menteri Teten.

UMKM di Indonesia memiliki peran yang sangat vital dalam sektor perekonomian nasional, di mana UMKM menjadi tulang punggung ekonomi dengan berkontribusi secara signifikan pada pertumbuhan, inovasi, dan peluang kerja.

Perwakilan Wholesale and Retail SETA Sipho Shoba mengatakan pihaknya ingin mencari informasi secara detail bagaimana gambaran sektor wholesale atau perdagangan grosir dan retail di Indonesia.

“Kami juga ingin mencari alternatif pemecahan masalah yang menjadi tantangan pada sektor tersebut agar bisa diaplikasikan, baik melalui pelatihan, pendidikan, dan pengembangan kapasitas pelaku usaha,” ucap Sipho.

Sedangkan Maanda Tshifularo dari GIBS University of Pretoria menjelaskan kedatangan mereka ke Indonesia memiliki tujuan untuk belajar lebih lanjut mengenai sistem bisnis, khususnya UMKM sekaligus mengenal budaya Indonesia.

Baca juga: Jokowi: Hilirisasi Tidak hanya Pertambangan, Tapi juga UMKM