Kantor Sekretariat Global Blended Finance Alliance 2024 Diresmikan di Bali Indonesia

0
160
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan Meresmikan Kantor Sekretariat GBFA G20 di Kawasan Ekonomi Khusus, Sanur, Bali, Indonesia.

(Vibizmedia – Nusa Dua, Bali)  Pada Senin (20/5/2024) dengan dipelopori Indonesia yang termasuk negara-negara berkembang, Global Blended Finance Alliance (GBFA G20) menggelar peresmian kantor Sekretariat GBFA dan penandatanganan Letter of Intent di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, Indonesia.

GBFA G20 Bali merupakan sebuah organisasi internasional yang merupakan representasi Asia pada sistem Bretton Woods bagi komunitas global, untuk mendukung percepatan investasi dalam aksi iklim dan SDGs.

Indonesia memiliki komitmen teguh memperjuangkan blended finance dalam proses G20 yang mencerminkan visi Indonesia untuk mewujudkan kemakmuran seluruh dunia.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI Luhut Binsar Pandjaitan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Jokowi khususnya terhadap inisiatif Indonesia dalam G20 Bali Global Blended Finance Alliance (GBFA).

Menko Marves Luhut menjelaskan, saat ini telah digunakan mekanisme blended finance di South-South Cooperation untuk memperkuat pelaksanaan program strategis nasional, seperti di bidang kehutanan, transisi energi, dan generator turbin gas.

Hasil dari Deklarasi Pemimpin G20 Bali, GBFA mewakili inisiatif inovatif untuk menerapkan prinsip-prinsip blended finance G20. Hal ini guna menyalurkan blended finance untuk mendukung transisi ramah lingkungan bagi negara-negara berkembang dan negara-negara kepulauan, serta South-South Cooperation.

Melalui GBFA Bali, South-South Cooperation dapat memanfaatkan kekuatan dari beragam komunitas untuk mendorong kemajuan menuju tujuan bersama dengan memupuk kolaborasi dan solidaritas antar negara.

Menko Luhut pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh negara anggota, khususnya kepada UEA, Fiji, Perancis, Sri Lanka, Republik Demokratik Kongo, Kenya, Luksemburg, dan Kanada yang baru bergabung sebagai calon anggota pendiri.

Ia menambahkan, Indonesia mengundang negara-negara untuk secara inklusif menyusun roadmap menuju organisasi internasional dan kerja sama yang konkret.

Adapun negara anggota pendiri yang menandatangani Letter of Intent antara lain Kanada, Republik Demokratik Kongo, Fiji, Perancis, Kenya, Luksemburg, Sri Lanka, UEA, dengan negara tuan rumah Indonesia.

Dipimpin oleh Mari Elka Pangestu, Presidential Special Envoy for Climate Finance, Sekretariat GBFA G20 Bali yang berkantor pusat di Kawasan Ekonomi Khusus Sanur akan dikoordinasikan di bawah Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia.

Sekretariat telah menyelenggarakan Tri Hita Karana Forum – World Economic Forum G20 Bali Global Blended Finance Alliance Dialog sebelum World Water Forum mengenai transisi energi yang adil, hutan, ekonomi biru termasuk hutan bakau dan lamun, infrastruktur, pariwisata, dan kesehatan.