Fluktuatif dan Rebound, IHSG Senin Ditutup Menguat ke Level 6.922

0
248
Vibizmedia Photo

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dalam perdagangan bursa saham, penutupan Senin sore ini (10/6), terpantau menguat 23,598 poin (0,34%) ke level 6.921,548 setelah dibuka turun ke level 6.883,038.

IHSG bergerak fluktuatif di sekitar 7 bulan lebih terendahnya dan berakhir positif, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed setelah data tenaga kerja AS yang kuat, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dalam bias koreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,61% atau 98 poin ke level Rp 16.295, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menanjak setelah melonjak; melaju rally oleh data NFP yang melebihi ekspektasi dan mendorong estimasi the Fed akan memperlambat waktu pemanangkasan suku bunganya.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.197, serta terpantau merosot ke level sekitar 50 bulan terendahnya sejak April 2020.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 14,912 poin (0,22%) ke level 6.883,038. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,213 poin (0,25%) ke level 886,140. Siang ini IHSG menguat 14,060 poin (0,20%) ke level 6.912,010. Sementara LQ45 terlihat turun 0,10% atau 0,897 poin ke level 883,030.

IHSG kemudian kembali fluktuatif, menanjak di sesi akhir dan ditutup menguat 23,598 poin (0,34%) ke level 6.921,548, sedangkan LQ45 turun 0,10% atau 0,914 poin ke level 884,841. Tercatat saat ini sebanyak 198 saham naik, 381 saham turun dan 205 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini mixed di antaranya Nikkei yang menguat 0,92%, dan Straits Times yang turun 0,26%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Petrosea (PTRO) 16,61%, Petrindo Jaya (CUAN) 10,26%, Barito Renewables (BREN) 9,92%, dan Barito Pacific (BRPT) 7,25%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak fluktuatif di dua zona dan berakhir positif, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed di antara sebagian bursa libur, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan bias terkoreksi.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan berupaya rebound ke luar dari oversold-nya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.032 dan 7.149. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.870, dan bila tembus ke level 6.793.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group