Percepat Sekolah Rakyat, Semua Anak Harus Punya Kesempatan Belajar

0
87
Sekolah rakyat
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu, 7 Juni 2026. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat sekaligus memutus mata rantai kemiskinan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026).

Dalam sambutannya, Presiden menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dilakukan secara menyeluruh melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan di berbagai sektor. Menurutnya, tidak hanya pendidikan formal yang perlu diperkuat, tetapi juga pelatihan bagi petani, guru, perawat, dan berbagai profesi lainnya.

“Pendidikan yang bisa membuat rakyat sejahtera di semua bidang. Pendidikan dan latihan harus terus ditingkatkan agar masyarakat memiliki kemampuan untuk berkembang dan meningkatkan taraf hidupnya,” ujar Presiden.

Prabowo menegaskan bahwa upaya meningkatkan kualitas pendidikan membutuhkan kerja keras, tata kelola yang baik, serta pengelolaan kekayaan negara yang bertanggung jawab. Indonesia, menurutnya, memiliki sumber daya alam yang melimpah dan harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

“Negara kita sangat kaya. Tinggal bagaimana kita mengelola dan menjaga kekayaan itu agar bisa digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga mengaku gembira melihat perkembangan program Sekolah Rakyat yang dinilai mampu memberikan harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan berkualitas. Namun, ia mengakui bahwa kebutuhan terhadap program tersebut masih sangat besar di berbagai daerah.

Karena itu, Presiden meminta agar pembangunan Sekolah Rakyat dipercepat dan diperluas ke seluruh Indonesia. Ia juga mendorong pemerintah daerah, kementerian, dan lembaga terkait untuk berkolaborasi mencari solusi kreatif dalam menambah kapasitas layanan pendidikan, termasuk memanfaatkan aset negara yang belum digunakan secara optimal sambil menunggu pembangunan sekolah permanen.

“Nanti diusahakan bupati-bupati, kalau tidak pemerintah pusat akan mencari lahannya. Kreativitas harus diupayakan agar hampir semua yang membutuhkan bisa diterima,” tegasnya.

Pemerintah menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai wilayah sebagai bagian dari komitmen memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui program tersebut, pemerintah berharap semakin banyak anak Indonesia memperoleh kesempatan yang setara untuk meraih pendidikan berkualitas dan meningkatkan masa depan keluarganya.

Bagi Presiden Prabowo, pendidikan bukan sekadar proses belajar di ruang kelas, melainkan investasi terbesar bangsa untuk menciptakan generasi unggul yang mampu membawa Indonesia menuju kemajuan, kemandirian, dan kesejahteraan yang berkeadilan bagi seluruh rakyat.