Pempek, Makanan khas Palembang

0
171
Pempek sehat dan sedap (Foto: David Oloan)

(Vibizmedia – Gaya Hidup) Pempek adalah makanan khas dari Palembang, yang berada di Sumatra Selatan. Makanan ini umumnya dibuat dari campuran ikan giling sering menggunakan ikan tenggiri dan tepung sagu, lalu disajikan dengan kuah cuka khas yang disebut cuko, yang memiliki rasa asam, manis, dan pedas.

Beberapa jenis pempek yang populer antara lain: pempek kapal selam, berisi telur di dalamnya; pempek lenjer yang berbentuk panjang silinder; pempek adaan berbentuk bulat dan digoreng; pempek kulit dibuat dari kulit ikan yang dicampur adonan pempek dan pempek keriting berbentuk seperti mi yang digulung.

Pempek sering disajikan bersama irisan mentimun dan mi kuning untuk menambah tekstur dan cita rasa.

Sejarah Pempek

Pempek mempunyai sejarah yang unik dan tidak dapat dilepaskan dari masuknya para perantau Tionghoa ke Palembang semasa pemerintahan Kesultanan Palembang Darussalam ketika dipimpin oleh Sultan Mahmud Badaruddin II pada abad ke-16 Masehi. Berdasarkan cerita masyarakat, pempek dijual keliling kota oleh seseorang asal Tionghoa yang sering dipanggil Apek di kisaran tahun 1617 M.

Apek sendiri dalam Bahasa Tionghoa memiliki arti paman atau laki-laki tua, Apek pada saat itu berusia sekitar 65 tahun. Apek yang tinggal di pinggiran Sungai Musi dan memiliki ide untuk memanfaatkan potensi ikan yang melimpah, dengan mengolahnya menjadi makanan selain digulai dan digoreng. Akhirnya, Apek mengolah ikan hasil tangkapannya dan mencampurnya dengan tepung. Mirip dengan makanan bakso yang dibawa pedagang Tiongkok ke Palembang. Setelah itu, Apek pun berkeliling menjual produk hasil buatannya yang pada saat itu belum memiliki nama. Saat ada yang ingin membeli, mereka akan memanggil Apek dengan ujung namanya saja, yaitu “peek,… peek”, hingga akhirnya menjadi asal mula nama pempek. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa sejarah pempek melibatkan akulturasi kebudayaan kuliner dari Tiongkok.

Pada tahun 1880-an, para penjual pempek biasa memikul satu keranjang penuh sambil berjalan kaki berkeliling untuk menjajakan dagangannya. Saat ini pempek dijual oleh pedagang kaki lima maupun restoran. Para penjual pempek dapat ditemukan dengan mudah di beberapa daerah pada provinsi Sumatera Selatan hingga Bengkulu.

Cara memakan pempek adalah dengan menggunakan mangkuk kecil sebagai tempat cukonya lalu pempek dicocolkan, lalu cuko kemudian diseruput untuk menambah rasa. Pelengkap lain untuk menyantap pempek adalah potongan dadu mentimun segar, mie kuning, dan cabai bubuk untuk tambahan pedas.

Bahan-bahan

Pada awalnya pempek dibuat dari daging ikan belida. Namun, dengan semakin langka dan mahal harga ikan belida hingga ditetapkan sebagai spesies yang dilindungi pada tahun 2021 ikan tersebut diganti dengan ikan gabus yang harganya lebih murah, tetapi dengan rasa yang tetap gurih.

Pada perkembangan selanjutnya, beberapa jenis ikan sungai lainnya juga dapat digunakan, misalnya ikan putak, toman, dan kehung. Dipakai juga jenis ikan laut seperti tenggiri, kakap merah, parang-parang, ekor kuning, dan ikan sebelah. Ada juga yang menggunakan ikan sarden, ikan lele, serta ikan tuna putih.

Nutrisi Pempek
Pempek kaya akan protein hewani dari daging ikan, karbohidrat dari tepung tapioka, dan lemak. Rata-rata per 100 gram pempek mengandung sekitar 170 hingga 250 kkal. Kandungan utamanya meliputi protein 18-25%, karbohidrat 20-35%, dan lemak yang relatif rendah saat dikukus.Pempek juga dilengkapi dengan vitamin dan mineral penting.

Vitamin dan Mineral
Selain makronutrisi, pempek mengandung berbagai mikronutrien yang baik untuk tubuh, antara lain mineral yaitu kalsium, fosfor, dan zat Besi, Vitamin: Vitamin A, B1, B2, B3, dan Vitamin C, juga asam lemak sehat mengandung Omega-3 yang berasal dari bahan baku ikan seperti ikan tenggiri atau gabus

Pempek yang siap digoreng (Foto: David Oloan)

Cara membuat Pempek

Berikut cara membuat Pempek yang sederhana dan enak:

Bahan
500 g ikan tenggiri giling (bisa diganti ikan gabus atau ikan laut lainnya)
250 ml air es
2 sdt garam
1 sdt gula
300–400 g tepung sagu/tapioka

Bahan kuah cuko
500 ml air
200 g gula merah
50 g asam jawa
5 siung bawang putih, haluskan
10–15 cabai rawit (sesuai selera)
1 sdt garam

Cara membuat pempek
Campur ikan giling, garam, gula, dan air es. Aduk hingga rata.
Tambahkan tepung sagu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga menjadi adonan yang bisa dibentuk. Jangan terlalu lama menguleni agar pempek tidak keras.
Bentuk adonan sesuai selera lenjer, kapal selam, adaan, dll.
Rebus dalam air mendidih hingga mengapung, lalu masak lagi sekitar 5 menit.
Angkat dan tiriskan.
Goreng sebentar sebelum disajikan agar bagian luar lebih renyah.

Cara membuat cuko
Rebus air, gula merah, asam jawa, bawang putih, cabai, dan garam.
Masak hingga mendidih dan gula larut.
Saring agar kuah lebih halus.
Dinginkan sebelum disajikan.

Penyajian
Potong pempek yang sudah digoreng, lalu siram dengan cuko. Tambahkan irisan mentimun dan mie kuning jika suka.