Bangun Ekosistem AI, Kemkomdigi dan BUMN Siapkan Talenta Siap Pakai

0
50
Foto: Kemkomdigi

(Vibizmedia – Jakarta) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Badan Pengelola BUMN membangun jalur karier bagi talenta kecerdasan artifisial (AI) dengan mengintegrasikan program AI Talent Factory dan AI Talent Pool BUMN. Kolaborasi ini bertujuan mempercepat penyerapan talenta AI dalam negeri sekaligus menjawab kebutuhan transformasi digital di lingkungan perusahaan milik negara.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menjelaskan bahwa AI Talent Factory tidak sekadar menjadi program pelatihan, tetapi juga dirancang untuk melahirkan talenta yang mampu menghadirkan solusi konkret bagi industri. “Ini bukan sekadar trial and error, melainkan upaya menghadirkan solusi nyata,” ujarnya saat bertemu Wakil Kepala Badan Pengelola BUMN, Tedi Bharata, di Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2026).

Menurut Nezar, program ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan talenta digital nasional melalui sinergi antara perguruan tinggi, pusat keunggulan, dan perusahaan teknologi. Peserta tidak hanya mempelajari teori AI, tetapi juga mengerjakan berbagai studi kasus yang berasal dari kebutuhan riil pemerintah dan industri, sehingga hasilnya dapat langsung diterapkan.

Ia menilai kolaborasi dengan Badan Pengelola BUMN merupakan langkah strategis agar pembelajaran peserta berlanjut ke pengalaman profesional yang mampu meningkatkan produktivitas perusahaan.

Melalui integrasi dengan AI Talent Pool BUMN, lulusan AI Talent Factory akan disiapkan untuk terlibat dalam berbagai proyek pengembangan AI di perusahaan-perusahaan BUMN sesuai kebutuhan masing-masing sektor. Hal ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan karier talenta muda di bidang AI.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital BPSDM Komdigi, Said Mirza Pahlevi, menjelaskan bahwa AI Talent Factory merupakan program pengembangan talenta tingkat lanjut dengan proses seleksi ketat dari berbagai perguruan tinggi.

Peserta mendapatkan pembelajaran mendalam, mulai dari large language model (LLM), pengembangan model AI, hingga penyelesaian masalah nyata dengan pendampingan akademisi, praktisi industri, dan pakar AI global. Tujuannya adalah menghasilkan talenta AI yang siap pakai dan berorientasi praktis.

Program ini juga didukung platform pembelajaran digital yang menghubungkan peningkatan kompetensi dengan kebutuhan industri secara menyeluruh. Setelah menyelesaikan pelatihan dan sertifikasi, peserta akan masuk ke dalam talent pool yang membuka akses ke berbagai peluang kerja di beragam sektor.

Melalui kerja sama ini, Kemkomdigi berharap AI Talent Factory dapat menjadi jalur strategis dalam mempercepat lahirnya talenta AI nasional yang siap kerja, sekaligus mendorong transformasi digital dan peningkatan daya saing BUMN.