ISF 2026 Bidik Transaksi Rp38 Triliun, Kemendag Genjot Belanja dan UMKM

0
51
Konferensi Pers ISF 2026 di Kantor Kemendag, Jakarta, Kamis, (30 Juli 2026) (Foto: Kemendag)

(Vibizmedia – Industry) Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendukung penuh penyelenggaraan Indonesia Shopping Festival (ISF) 2026 sebagai upaya mendorong konsumsi rumah tangga sekaligus menggerakkan roda perekonomian nasional. Digelar pada 7–23 Agustus 2026 dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, festival belanja nasional ini menargetkan nilai transaksi hingga Rp38 triliun.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, mengatakan ISF 2026 merupakan salah satu instrumen penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan daya beli masyarakat. Program yang diinisiasi Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) tersebut akan berlangsung serentak di 407 pusat perbelanjaan yang tersebar di 24 provinsi.

“Indonesia Shopping Festival merupakan salah satu kegiatan yang mendukung perekonomian dalam konteks konsumsi rumah tangga. ISF 2026 tidak hanya diselenggarakan di kota-kota besar, tetapi di seluruh Indonesia. Targetnya, ISF 2026 dapat menghasilkan transaksi hingga Rp38 triliun,” ujar Iqbal dalam Konferensi Pers ISF 2026 di Kantor Kemendag, Jakarta, Kamis (30/7).

Menurut Iqbal, optimisme tersebut didukung kinerja ekonomi nasional yang terus menunjukkan tren positif. Pada triwulan I 2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen secara tahunan (year-on-year), dengan konsumsi rumah tangga menyumbang 54,36 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Karena itu, peningkatan aktivitas belanja masyarakat diyakini akan semakin memperkuat pertumbuhan ekonomi.

Kemendag juga mendorong agar ISF tidak hanya menjadi ajang promosi bagi pusat perbelanjaan, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Produk-produk lokal akan dipromosikan melalui bazar khusus sehingga memperoleh akses pasar yang lebih besar dan mampu menjangkau lebih banyak konsumen.

Tak hanya menyasar pasar domestik, Kemendag juga akan mengerahkan jaringan perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri untuk mempromosikan ISF kepada calon pembeli dan wisatawan mancanegara. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata belanja sekaligus memperluas pasar produk Indonesia.

ISF 2026 akan dibuka di K Mall, Jakarta Pusat, pada 7 Agustus dan ditutup di Pakuwon Mall Bekasi pada 28 Agustus 2026. Selama festival berlangsung, masyarakat dapat menikmati diskon hingga 80 persen di ratusan pusat perbelanjaan. Berbagai kegiatan pendukung juga akan digelar, mulai dari Bazar Produk Dalam Negeri dan UMKM, Festival Kuliner Nusantara, hingga pertunjukan seni budaya yang memperkuat identitas Indonesia.

Untuk meningkatkan antusiasme pengunjung, APPBI menghadirkan program undian “Big Shop Big Win” dengan hadiah mulai dari voucher belanja hingga grand prize. APPBI juga terus memperkuat ekosistem belanja nasional melalui berbagai program lain seperti Belanja di Indonesia Aja (BINA), Jakarta Great Sale, dan Wonderful Indonesia Gastronomi.

Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja menilai ISF 2026 menjadi momentum penting bagi industri ritel untuk kembali tumbuh sekaligus memperkuat daya beli masyarakat. Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Hariyadi B.S. Sukamdani menyatakan pihaknya siap mendukung promosi ISF di pasar internasional melalui jaringan maskapai penerbangan agar semakin banyak wisatawan mancanegara datang dan berbelanja di Indonesia.

Jika menginginkan gaya yang lebih tajam seperti berita Bisnis Indonesia, Kontan, atau Investor Daily, artikel ini juga bisa dibuat lebih ekonomis dengan lead yang langsung menonjolkan target transaksi Rp38 triliun sebagai fokus utama.