Generasi Muda Bawa Kebaya Warisan Budaya ke Gaya Kekinian

0
276
Wamenekraf Irene Umar, meninjau tenant pada acara Pesta Folka Vol. 2 Generasi Kebaya di Urban Forest, Jakarta, Minggu (30.8.2026). (Foto: Kemenekraf)

(Vibizmedia – Gaya Hidup) Kebaya kini tak lagi identik dengan busana untuk acara formal. Di tangan generasi muda, warisan budaya tersebut dapat tampil lebih segar, kasual, dan dekat dengan keseharian. Semangat inilah yang terlihat dalam Pesta Folka Vol. 2 “Generasi Kebaya” di Urban Forest, Cipete, Jakarta Selatan, 29–30 Agustus 2026.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar turut menghadiri festival yang digagas PT Folkakomunal Kreasi Budaya tersebut pada Minggu (30/8). Kehadirannya menjadi bentuk apresiasi terhadap ruang kreatif yang mempertemukan kebaya, wastra, dan kreativitas dengan gaya hidup generasi baru.

“Ketika generasi muda diberi ruang untuk mengenakan, memadukan, dan mengekspresikan kebaya dengan caranya sendiri, di situlah budaya terus hidup dan menemukan relevansinya,” ujar Irene.

Mengusung tema “Generasi Kebaya”, Pesta Folka menghadirkan kebudayaan Nusantara dalam format yang lebih santai dan modern. Beragam produk serta karya kreatif ditampilkan untuk menjadikan budaya tidak hanya sebagai warisan yang dilestarikan, tetapi juga sumber inspirasi yang dapat terus dikembangkan.

Dalam kunjungannya, Irene bahkan mencoba berbagai gaya kebaya di styling station. Salah satunya dengan memadukan kebaya dan elemen fesyen kekinian seperti sneakers.

Menurut Irene, setiap orang dapat mengenakan kebaya sesuai karakter dan gaya masing-masing. Kreativitas dalam memadukan busana justru dapat membuat kebaya terasa lebih personal dan relevan.

“Kebaya tidak lagi terasa jauh atau hanya untuk kesempatan tertentu, tetapi bisa menjadi bagian dari keseharian,” katanya.

Pendekatan tersebut sekaligus membuka peluang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk menghadirkan berbagai interpretasi baru terhadap kebaya. Perpaduan desain, fesyen, wastra, dan kreativitas generasi muda dapat memperluas pasar sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia kepada audiens yang lebih beragam.

Kementerian Ekraf memandang ruang seperti Pesta Folka penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang mempertemukan budaya, kreativitas, dan pasar. Dengan inovasi yang tetap berakar pada karakter budaya, kebaya berpeluang terus tumbuh sebagai identitas sekaligus bagian dari gaya hidup masa kini.

Dalam kunjungan tersebut, Irene didampingi Direktur Arsitektur dan Desain Megawati Panjaitan.