Kejar Swasembada Bawang Putih 3–4 Tahun, Kementan Berburu Bibit hingga India

0
28
Bawang Putih
Bawang putih. FOTO: KEMENTAN

(Vibizmedia-Nasional) Pemerintah terus mempercepat upaya mencapai swasembada bawang putih dalam tiga hingga empat tahun ke depan. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, Kementerian Pertanian (Kementan) mengirim tim ke sejumlah negara, termasuk India, untuk mencari bibit bawang putih.

Amran mengatakan, percepatan swasembada bawang putih saat ini menghadapi kendala utama berupa keterbatasan ketersediaan bibit. Pemerintah pun berupaya mencari sumber bibit dari berbagai negara agar produksi bawang putih dalam negeri dapat segera ditingkatkan.

“Kami sudah berangkat Dirjen ke India, bahkan seluruh dunia untuk memenuhi arahan untuk bibitnya. Kami ingin bergerak cepat tapi ternyata bibit itu tidak mudah. Ke India sudah,” kata Amran dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).

Bibit yang berhasil diperoleh, lanjut Amran, akan terlebih dahulu dikembangkan di dalam negeri. Langkah tersebut dilakukan untuk memperbanyak ketersediaan bibit sebelum produksi bawang putih ditingkatkan dalam skala yang lebih besar.

Menurut Amran, keterbatasan bibit menjadi persoalan utama dalam mengejar swasembada bawang putih, bukan persoalan anggaran. Pemerintah menargetkan pengembangan bibit dapat dilakukan sehingga pada 2028 produksi bawang putih nasional mulai meningkat.

“Ini kita bibitkan supaya 2028 bisa lebih besar. Kami upayakan swasembada secepatnya karena kita butuh hanya 100 ribu maksimal,” ujarnya.

Amran menjelaskan, kebutuhan bawang putih nasional relatif kecil jika dibandingkan dengan komoditas padi yang mencapai jutaan ton. Karena itu, pemerintah memiliki ruang untuk mengalokasikan anggaran sesuai kebutuhan. Namun, keterbatasan bibit membuat peningkatan produksi tidak dapat dilakukan secara instan.

“Bukan karena anggarannya, kami bisa pindahkan. Bukan karena anggarannya, tetapi karena bibitnya sangat terbatas,” tegasnya.

Dalam rapat yang sama, Komisi IV DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementan tahun 2027 sebesar Rp28,01 triliun. Komisi IV juga menyetujui usulan tambahan anggaran Kementan sebesar Rp5 triliun.

Tambahan anggaran tersebut akan diarahkan untuk pengembangan sejumlah komoditas strategis perkebunan, antara lain kelapa, lada, pala, tebu, kopi, kakao, hingga jambu mete.