(Vibizmedia – Lensa Vibizmedia) Bandara Internasional Athena Eleftherios Venizelos memasuki fase baru dalam pengembangan infrastrukturnya. Pertumbuhan jumlah penumpang yang berlangsung lebih cepat dari perkiraan membuat pengelola bandara harus meninjau kembali rencana ekspansi yang sebelumnya disusun untuk memenuhi kebutuhan hingga satu dekade mendatang.
Bandara Internasional Athena atau Athens International Airport (AIA) kini bukan sekadar pintu masuk utama menuju ibu kota Yunani. Pertumbuhan pariwisata, peningkatan konektivitas penerbangan, serta semakin kuatnya posisi Athena sebagai destinasi sepanjang tahun telah mendorong bandara tersebut menjadi salah satu infrastruktur strategis bagi perekonomian Yunani.
Pada 2025, AIA melayani sekitar 34 juta penumpang, jauh di atas kapasitas nominal awal yang berada di kisaran 26 juta penumpang. Angka tersebut menunjukkan betapa cepat pemulihan dan pertumbuhan perjalanan udara berlangsung setelah pandemi Covid-19. Pada 2019, sebelum pandemi, jumlah penumpang AIA tercatat sekitar 25,57 juta.
Memasuki 2026, lalu lintas penumpang diperkirakan kembali meningkat. Perkiraan yang dikutip Kathimerini menempatkan jumlah penumpang tahun ini pada kisaran 35,2 juta hingga 35,6 juta. Kondisi tersebut membuat target kapasitas 40 juta penumpang yang sebelumnya dirancang untuk 2032 berpotensi dicapai jauh lebih cepat, bahkan sekitar 2028.

Dari Bandara Olimpiade Menjadi Hub Internasional
AIA mulai beroperasi pada Maret 2001, menggantikan fasilitas lama di Ellinikon. Kehadirannya bertepatan dengan persiapan Yunani menjadi tuan rumah Olimpiade Athena 2004.
Pada awalnya, bandara dirancang untuk menghadapi pertumbuhan lalu lintas udara dalam jangka panjang. Namun, perkembangan sektor pariwisata Yunani dan meningkatnya konektivitas Athena membuat proyeksi tersebut harus terus diperbarui.
Pertumbuhan tidak hanya berasal dari wisatawan yang datang ke Yunani. Athena juga berkembang sebagai titik koneksi penerbangan internasional. Data yang dikutip Naftemporiki menunjukkan bahwa pada 2025 bandara melayani 164 destinasi di 55 negara melalui 70 maskapai, sebuah rekor dalam sejarah AIA.
Perkembangan konektivitas ini memperlihatkan bagaimana bandara dapat berfungsi sebagai bagian dari ekosistem ekonomi yang lebih luas. Semakin banyak rute internasional berarti semakin besar pula potensi pergerakan wisatawan, investasi, perdagangan, bisnis, dan aktivitas ekonomi terkait.
Investasi €1,3 Miliar
Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan, AIA menjalankan program investasi besar yang nilainya sekitar €1,3 miliar dan direncanakan berlangsung secara bertahap hingga 2032. Sebagian besar investasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan.
Program tersebut mencakup perluasan terminal utama dan terminal satelit, penambahan fasilitas parkir pesawat, pembangunan taxiway, fasilitas operasional, serta peningkatan berbagai infrastruktur pendukung.
Salah satu proyek yang tengah dikembangkan adalah gedung parkir bertingkat tujuh dengan kapasitas sekitar 3.365 kendaraan. Selain itu, direncanakan pula area parkir pesawat baru di bagian barat laut bandara dengan 32 posisi pesawat. Pembangunan taxiway dan fasilitas pendukung lainnya ditujukan untuk meningkatkan kelancaran operasional bandara.
AIA juga memasukkan pembangunan terminal VIP sekitar 600 meter persegi dalam program investasinya. Fasilitas tersebut akan digunakan antara lain untuk kepala negara dan delegasi tingkat tinggi.
Ketika Target 40 Juta Penumpang Datang Lebih Cepat
Tantangan terbesar AIA saat ini justru berasal dari keberhasilan pertumbuhannya sendiri.
Rencana ekspansi sebelumnya disusun berdasarkan asumsi bahwa jumlah penumpang akan mencapai 40 juta per tahun pada 2032 dan kemudian meningkat menuju 50 juta dalam jangka lebih panjang. Namun, pertumbuhan pariwisata dan meningkatnya peran Athena sebagai hub penerbangan membuat proyeksi tersebut harus dievaluasi.
Kathimerini melaporkan pada Agustus 2026 bahwa angka 40 juta penumpang kemungkinan dapat dicapai sekitar 2028, sementara angka 50 juta berpotensi menyusul tidak terlalu lama setelahnya. Otoritas penerbangan sipil Yunani bahkan disebut mendorong agar proyek ekspansi dirancang lebih besar untuk mengantisipasi pertumbuhan yang lebih cepat.
Situasi tersebut membuat AIA mempertimbangkan percepatan peningkatan terminal yang ada sekaligus kemungkinan pembangunan Terminal 2 sebagai fasilitas baru.
Dengan kata lain, persoalan yang dihadapi Athena bukan lagi sekadar bagaimana menarik lebih banyak penerbangan dan wisatawan, tetapi bagaimana memastikan kapasitas infrastrukturnya mampu mengikuti pertumbuhan tersebut.
Belajar dari Pertumbuhan Pariwisata
Pertumbuhan AIA tidak dapat dilepaskan dari perkembangan pariwisata Yunani. Athena semakin berkembang sebagai destinasi yang tidak hanya mengandalkan musim panas, tetapi juga menarik wisatawan sepanjang tahun.
Perubahan pola tersebut penting bagi pengelola bandara karena menciptakan permintaan yang lebih stabil. Bandara tidak hanya menghadapi lonjakan musiman, tetapi juga harus mampu menyediakan kapasitas secara konsisten sepanjang tahun.
Dalam konteks tersebut, pengembangan bandara menjadi bagian dari strategi ekonomi dan pariwisata. Kapasitas terminal, jumlah gerbang, apron, taxiway, fasilitas parkir, transportasi darat dan layanan penumpang harus berkembang secara bersamaan.
Ekspansi Bukan Sekadar Memperbesar Terminal
Pengalaman Athena menunjukkan bahwa memperbesar bandara tidak cukup dilakukan dengan menambah luas gedung terminal.
Pengembangan AIA mencakup berbagai elemen yang saling berhubungan. Ketika jumlah pesawat meningkat, kebutuhan apron dan taxiway juga bertambah. Ketika jumlah penumpang meningkat, diperlukan lebih banyak fasilitas pemeriksaan, gerbang keberangkatan, area paspor, parkir kendaraan, transportasi publik dan layanan komersial.
Pada 2024, misalnya, rencana pengembangan tahap awal AIA diproyeksikan meningkatkan kapasitas menjadi lebih dari 33 juta penumpang dengan investasi sekitar €650 juta. Perluasan tersebut mencakup tambahan sekitar 81.000 meter persegi ruang terminal.
Namun perkembangan terbaru menunjukkan bahwa angka tersebut kemungkinan kembali harus disesuaikan karena pertumbuhan penumpang lebih cepat daripada proyeksi sebelumnya.
Konektivitas Menjadi Kunci
Salah satu faktor penting dalam perkembangan AIA adalah kemampuan bandara memperluas jaringan penerbangan.
Pada 2025, jaringan 164 destinasi di 55 negara melalui 70 maskapai menunjukkan bahwa pertumbuhan bandara berjalan bersamaan dengan peningkatan konektivitas. AIA juga dilaporkan mengalami peningkatan posisi dalam indeks konektivitas global, dari peringkat ke-21 pada 2019 menjadi posisi kedua pada 2025 menurut data yang dikutip Naftemporiki.
Perluasan jaringan tersebut memberikan efek ekonomi yang lebih luas. Setiap rute baru bukan hanya menghadirkan penumpang, tetapi juga membuka hubungan baru bagi sektor pariwisata, perdagangan, investasi, perhotelan, restoran, jasa transportasi dan industri kreatif.
Karena itu, strategi bandara tidak berhenti pada pembangunan fisik. Hubungan dengan maskapai dan pembukaan pasar baru menjadi bagian penting dari strategi pertumbuhan.
Konektivitas Transportasi yang Terintegrasi
Terletak sekitar 33 kilometer dari pusat kota Athena, Athens International Airport Eleftherios Venizelos menjadi titik awal perjalanan bagi jutaan wisatawan yang datang ke ibu kota Yunani setiap tahun. Posisi tersebut membuat konektivitas antara bandara dan kawasan perkotaan menjadi elemen penting dalam keseluruhan pengalaman perjalanan.
Salah satu kekuatan AIA adalah tersedianya berbagai pilihan transportasi darat yang menghubungkan bandara dengan pusat kota Athena dan kawasan sekitarnya. Penumpang dapat menggunakan Metro Line 3, layanan kereta api suburban, bus ekspres, taksi, maupun kendaraan sewaan.
Integrasi berbagai moda tersebut memberikan alternatif bagi penumpang berdasarkan kebutuhan, waktu perjalanan dan anggaran.
Metro Menghubungkan Bandara dengan Pusat Athena
Salah satu fasilitas yang membuat AIA relatif mudah dijangkau adalah koneksi langsung dengan jaringan metro.
Metro Line 3 menghubungkan bandara dengan sejumlah kawasan penting di Athena, termasuk pusat kota. Bagi wisatawan, keberadaan layanan ini memberikan alternatif transportasi yang tidak bergantung pada kendaraan pribadi.
Konektivitas tersebut juga memiliki arti penting bagi kota yang menerima arus wisatawan dalam jumlah besar. Semakin mudah bandara terhubung dengan pusat kota, semakin kecil ketergantungan terhadap kendaraan pribadi dan semakin banyak pilihan transportasi yang tersedia bagi pengunjung.
Bagi wisatawan yang baru tiba di Yunani, akses langsung menuju jaringan transportasi perkotaan juga menyederhanakan perjalanan menuju hotel, kawasan wisata maupun pusat bisnis.

Kereta Api Menjadi Pilihan untuk Perjalanan Antarkawasan
Selain metro, AIA juga terhubung dengan layanan suburban railway. Moda ini memberikan pilihan perjalanan menuju berbagai kawasan di sekitar Athena dan jaringan transportasi yang lebih luas.
Kehadiran kereta api memperlihatkan bahwa pengembangan bandara tidak berdiri sendiri. Infrastruktur penerbangan harus terhubung dengan sistem transportasi darat agar manfaat ekonomi dan mobilitas yang dihasilkan dapat menjangkau wilayah yang lebih luas.
Dalam konteks pariwisata, jaringan seperti ini menjadi penting karena wisatawan tidak selalu berhenti di pusat Athena. Sebagian melanjutkan perjalanan ke kawasan lain di Attica maupun destinasi lain di Yunani.
Bus Ekspres Beroperasi 24 Jam
AIA juga menyediakan sejumlah bus ekspres yang menghubungkan bandara dengan berbagai bagian Athena dan kawasan sekitarnya.
Salah satu keunggulan layanan bus adalah operasionalnya yang mendukung perjalanan pada berbagai waktu, termasuk ketika pilihan transportasi rel tidak tersedia atau tidak sesuai dengan kebutuhan penumpang.
Bagi bandara internasional dengan penerbangan yang berlangsung sepanjang hari, ketersediaan transportasi darat di luar jam sibuk merupakan bagian penting dari pelayanan. Penumpang yang tiba pada malam atau dini hari tetap membutuhkan akses menuju kota.
Taksi dan Layanan Kendaraan Berbasis Aplikasi
Bagi penumpang yang membutuhkan perjalanan langsung menuju alamat tujuan, taksi tersedia di bandara. Moda ini terutama memberikan kemudahan bagi wisatawan yang membawa banyak barang, bepergian bersama keluarga atau menuju lokasi yang tidak memiliki akses langsung ke jaringan kereta dan metro.
Selain taksi konvensional, layanan kendaraan berbasis aplikasi juga menjadi bagian dari pilihan transportasi yang tersedia bagi pengguna bandara.
Keberagaman layanan tersebut membuat penumpang tidak harus bergantung pada satu jenis transportasi. Mereka dapat memilih moda berdasarkan kebutuhan masing-masing.
Infrastruktur Parkir Mendukung Kendaraan Pribadi
Bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi, AIA menyediakan fasilitas parkir dengan beberapa pilihan layanan.
Fasilitas tersebut menjadi bagian dari sistem akses bandara yang lebih luas, terutama bagi masyarakat Yunani maupun wisatawan yang menggunakan kendaraan sewaan.
Dengan demikian, akses menuju bandara tidak hanya dirancang bagi penumpang pesawat, tetapi juga bagi keluarga yang mengantar atau menjemput, pengguna kendaraan pribadi serta perusahaan penyedia jasa transportasi.
Rental Car untuk Menjelajahi Yunani
AIA juga menyediakan layanan rental car yang memungkinkan wisatawan mengambil kendaraan langsung setelah tiba di bandara.
Pilihan ini cukup relevan bagi wisatawan yang tidak hanya mengunjungi Athena, tetapi juga berencana melakukan perjalanan ke berbagai wilayah Yunani.
Dengan posisi bandara sebagai pintu masuk internasional, layanan kendaraan sewaan dapat memperluas mobilitas wisatawan sekaligus mendukung pola perjalanan yang lebih beragam.
Bandara sebagai Bagian dari Ekosistem Pariwisata
Pengalaman Bandara Athena menunjukkan bahwa daya saing sebuah bandara tidak hanya ditentukan oleh jumlah landasan pacu, terminal atau jumlah maskapai yang beroperasi.
Akses dari dan menuju bandara merupakan bagian dari daya saing tersebut.
Wisatawan menilai perjalanan secara keseluruhan, mulai dari saat turun dari pesawat hingga mencapai hotel atau destinasi pertama. Karena itu, konektivitas transportasi darat memiliki hubungan langsung dengan kenyamanan dan efisiensi perjalanan.
Dalam konteks Athena, kombinasi metro, kereta suburban, bus, taksi, layanan kendaraan berbasis aplikasi dan rental car menciptakan beberapa pilihan perjalanan bagi penumpang.










