Karhutla Kembali Merebak, 5 Daerah Dilanda Kebakaran hingga 60 Hektare

0
257
Karhutla
Kondisi lahan seluas 5 hektar yang terbakar di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah pada Minggu, 20 September 2026. FOTO: BNPB

(Vibizmedia-Nasional) Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Dalam laporan periode Minggu (20/9) hingga Senin (21/9) pukul 07.00 WIB, kebakaran tercatat melanda lima daerah di Jawa dan Sulawesi.

Kejadian dengan luasan terbesar terjadi di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, yang membakar sekitar 60 hektare lahan di kawasan Kaki Gunung Klabat, Desa Klabat, Kecamatan Airmadidi.

Kebakaran terjadi pada Sabtu (19/9) sekitar pukul 09.00 WIB. Angin kencang membuat api cepat menyebar. BPBD Kabupaten Minahasa Utara bersama unsur gabungan langsung melakukan penanganan dengan mengerahkan tiga unit mobil BPBD, empat unit kendaraan pemadam kebakaran dan satu unit pemadam kebakaran TNI.

Hingga Minggu (20/9), sekitar 10 hektare lahan masih terbakar dan proses pemadaman terus dilakukan oleh satuan tugas darat.

Karhutla juga terjadi di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Sabtu (19/9). Kebakaran melanda lahan seluas 4 hektare di Desa Bubak, Kecamatan Kandangserang. BPBD Kabupaten Pekalongan bersama unsur terkait melakukan asesmen dan pemadaman. Api berhasil dipadamkan pada Minggu (20/9).

Di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, kebakaran lahan gambut terjadi di Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, pada Sabtu (19/9) sekitar pukul 12.10 WIB. Lahan seluas 2 hektare terbakar. Kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan.

BPBD Mamuju Tengah bersama tim gabungan mengerahkan dua unit armada dan tangki semprot untuk memadamkan api. Kebakaran berhasil dikendalikan pada Minggu (20/9).

Sementara itu, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, dilanda dua kejadian kebakaran pada Minggu (20/9). Api muncul di Desa Buyuntaripa, Kecamatan Tojo, dan Desa Sansarino, Kecamatan Ampana. Masing-masing wilayah mengalami kebakaran lahan seluas sekitar 1 hektare.

Kebakaran diketahui setelah warga melihat kepulan asap dan kobaran api dari area lahan dan hutan yang kemudian merambat ke lahan masyarakat. BPBD setempat melakukan asesmen dan pemadaman hingga api berhasil dipadamkan pada hari yang sama.

Kejadian lainnya terjadi di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Minggu (20/9). Kobaran api terlihat di Desa Kemangguan, Kecamatan Alian, dan diduga berkaitan dengan aktivitas pembakaran sampah oleh warga.

Kondisi kemarau serta angin yang cukup kencang membuat api cepat meluas hingga membakar sekitar 5 hektare lahan. BPBD Kabupaten Kebumen bersama Damkar Mako dan warga melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan pada hari yang sama.

BNPB mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama di tengah kondisi kemarau dan angin kencang. Masyarakat diminta tidak membakar sampah, membuang puntung rokok sembarangan, maupun membuka lahan dengan cara membakar.

Pemerintah daerah juga diminta meningkatkan pemantauan di wilayah rawan karhutla, memastikan kesiapan sarana dan prasarana pemadaman, serta memperkuat sosialisasi dan patroli terpadu.

Masyarakat yang menemukan titik api atau kepulan asap diharapkan segera melaporkannya kepada aparat setempat agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.