Tak Lagi Hanya di TV, Pelajar Kini Bisa Menyusuri Langsung Istana Merdeka

0
41
Istana untuk anak sekolah
Siswa-siswi SMPN 4 dan SMPN 94 Jakarta Pusat mengikuti kegiatan Istana untuk Anak Sekolah pada Selasa, 19 Mei 2026 di Istana Kepresidenan, Jakarta. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Program “Istana untuk Anak Sekolah” kembali menghadirkan pengalaman edukatif yang membekas bagi ratusan pelajar dan mahasiswa. Sebanyak 500 peserta mengikuti kegiatan yang berlangsung di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (19/5), untuk belajar langsung tentang sejarah bangsa, pemerintahan, dan kepemimpinan nasional.

Peserta terdiri dari sekitar 200 mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Budi Luhur, serta 300 siswa dari SMPN 94 dan SMPN 4 Jakarta. Sejak pagi, mereka berkumpul di Aula Hoegeng untuk mengikuti pemaparan mengenai sistem pemerintahan dan tata negara sebelum memasuki kawasan Istana Kepresidenan.

Kunjungan ini memberikan kesempatan langka bagi para peserta untuk melihat langsung ruang-ruang bersejarah yang selama ini hanya mereka saksikan melalui televisi dan media sosial. Rombongan diajak berkeliling mulai dari Istana Merdeka, Kantor Presiden, hingga Istana Negara—tempat berbagai keputusan strategis bangsa diambil.

Bagi Abielle Darren, mahasiswa Kriminologi Universitas Budi Luhur, pengalaman tersebut menjadi momen tak terlupakan. Ia mengaku awalnya tidak menyangka dapat masuk hingga ke dalam kompleks Istana.

“Awalnya saya ekspektasi itu hanya di luarnya saja. Tetapi ternyata bisa masuk ke dalamnya juga. Yang biasa saya lihat di berita akhirnya saya bisa lihat langsung,” ujarnya antusias. Abielle bahkan mengungkapkan ketertarikannya pada dunia politik selain cita-citanya sebagai kriminolog.

Hal serupa dirasakan Salsabilah Azzahra, mahasiswa UGM, yang menilai kunjungan tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari biasanya. Menurutnya, program ini layak diperluas agar lebih banyak siswa dan mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan dapat merasakan pengalaman serupa.

“Begitu banyak pelajaran yang bisa kita ambil, dan kita bisa menyaksikan berbagai koleksi yang dimiliki Istana Negara,” katanya.

Sementara itu, Richwan dari Program Studi Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi Sekolah Vokasi UGM melihat kunjungan tersebut sebagai kesempatan memahami pentingnya pelestarian sejarah dan dokumentasi negara.

“Kita belajar bagaimana Sekretariat Negara dan Istana merawat serta melestarikan cagar budaya yang ada di sini, karena itu bagian dari proses mendokumentasikan informasi bangsa,” ujarnya.

Antusiasme juga terlihat dari kalangan pelajar. Alzena, siswi SMP 4 Jakarta, tampak bersemangat ketika mendapat kesempatan berbicara di podium. Baginya, pengalaman itu menjadi sumber inspirasi untuk mengejar cita-cita sebagai pemimpin bangsa di masa depan.

“Saya merasa sangat terinspirasi dan termotivasi untuk menjadi seorang pemimpin, terutama pemimpin bangsa,” katanya penuh semangat.

Tak kalah antusias, para siswa SMPN 94 Jakarta mengaku telah bersiap sejak pagi demi melihat langsung bangunan bersejarah yang selama ini hanya mereka lihat di video.

“Kita pengen banget lihat bangunan Istana Merdeka itu gimana. Apa sama seperti yang sering kita lihat di video,” ujar mereka kompak.

Di penghujung acara, para peserta menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan berharga tersebut kepada Prabowo Subianto. Bagi mereka, program “Istana untuk Anak Sekolah” bukan sekadar kunjungan wisata edukasi, melainkan pengalaman yang membuka wawasan sekaligus menumbuhkan mimpi besar untuk masa depan Indonesia.