
(Vibizmedia-Nasional) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sejumlah bencana yang masih dalam tahap penanganan di berbagai daerah pada periode 6–7 Juni 2026. Meski tidak ada kejadian baru yang berdampak signifikan, kekeringan, angin puting beliung, dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi perhatian utama.
Di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, BPBD setempat kembali menyalurkan 10.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Lumutan, Kecamatan Botolinggo. Sebanyak 194 kepala keluarga menerima bantuan tersebut setelah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat menurunnya debit sumber mata air sejak pertengahan Mei.
Secara keseluruhan, BPBD Bondowoso telah mendistribusikan 150.000 liter air bersih kepada 2.257 kepala keluarga yang tersebar di delapan kecamatan. Distribusi dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.
Sementara itu, di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, bencana angin puting beliung yang terjadi pada 4 Juni lalu menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah di tiga kecamatan, yakni Perbaungan, Sei Rampah, dan Dolok Masihul. Data terbaru menunjukkan sebanyak 77 kepala keluarga terdampak, dengan 20 rumah mengalami rusak berat dan puluhan rumah lainnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
BPBD bersama pemerintah setempat telah menyalurkan bantuan sembako serta melakukan pendataan lanjutan guna menentukan kebutuhan bantuan berikutnya.
Di Provinsi Aceh, upaya pemadaman karhutla di Kabupaten Aceh Barat terus dilakukan. Luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 24,1 hektare yang tersebar di beberapa kecamatan. Hingga saat ini, sebagian besar area telah berhasil dipadamkan, meskipun masih terdapat sejumlah titik api aktif dan kepulan asap di beberapa lokasi.
Tim gabungan BPBD, TNI, dan Polri terus melakukan pemadaman darat. Rencana operasi water bombing masih menunggu kondisi cuaca yang lebih mendukung, sementara BNPB telah melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu mempercepat penanganan karhutla.
Seiring meningkatnya ancaman bencana hidrometeorologi kering pada musim kemarau, BNPB mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air bersih, menjaga sumber mata air, serta tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Pemerintah daerah juga diminta meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah rawan guna mencegah meluasnya dampak kekeringan dan karhutla.








