Stabilitas Nasional Dijaga, Pemerintah Siap Ambil Tindakan pada Penyebar Hoaks

0
66
Foto: Info Publik

(Vibizmedia – Jakarta) Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menegaskan pemerintah akan mengambil langkah tegas namun terukur terhadap pihak-pihak yang menyebarkan hoaks, disinformasi, fitnah, maupun ujaran kebencian yang berpotensi mengganggu kepentingan publik dan stabilitas nasional. Upaya ini dilakukan untuk menjaga ketenangan masyarakat sekaligus memastikan program pembangunan tetap berjalan lancar.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers bersama Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Djamari menegaskan, pemerintah tidak akan membiarkan penyebaran informasi yang memecah belah masyarakat terus berlangsung. Aparat penegak hukum akan bertindak sesuai aturan jika konten yang beredar terbukti merugikan kepentingan umum.

“Jika sudah mengganggu kepentingan masyarakat luas, tentu akan kami tindak secara terukur. Tidak bisa dibiarkan berlanjut,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan semua pihak untuk menghentikan penyebaran informasi yang menimbulkan keresahan. Menurutnya, suasana yang tenang sangat dibutuhkan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan baik sekaligus mendukung pembangunan nasional.

“Bangsa ini membutuhkan ketenangan agar masyarakat dapat menjalani kehidupan sehari-hari dan bersama-sama membangun negara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Djamari menekankan bahwa stabilitas politik dan keamanan merupakan fondasi utama dalam menjalankan program pembangunan. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan turut menjaga ruang publik, termasuk ruang digital, dari informasi yang menyesatkan.

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ia mengajak masyarakat menjaga suasana tetap damai agar perayaan dapat berlangsung dengan penuh kebersamaan dan kegembiraan.

“Mari hentikan hal-hal yang menimbulkan keresahan. Kita rayakan kemerdekaan dengan tenang dan bahagia tanpa dibebani informasi yang menyesatkan,” katanya.

Selain itu, Djamari juga mendorong insan pers dan media massa untuk terus menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia menilai peran media sangat penting dalam menjaga optimisme masyarakat serta memperkuat ketahanan nasional di tengah tantangan global.

Ia berharap seluruh komponen bangsa terus bersinergi dalam menjaga persatuan dan keamanan, sehingga Indonesia dapat mewujudkan cita-cita menjadi negara yang maju, makmur, dan sejahtera.