Progres Pembangunan Bendungan Raknamo Telah Mencapai 54%

0
1302
Ilustrasi bendungan. FOTO : SETPRES

(Vibizmedia – Nasional) Pembangunan yang ditargetkan selesai 17 Juli 2017, Progres pembangunan Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mencapai 54%.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa dirinya telah meninjau langsung pembangunan Bendungan Raknamo tersebut. Pertanian di NTT seperti jagung dan ketela membutuhkan air dalam jumlah besar, oleh karena itu perlu mendapat perhatian lebih.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kegiatan Bendungan SNVT PJSA NT II BWS NT II Frangky Welkis mengatakan bahwa luas area genangan bendungan Raknamo mencapai 147,3 hektar dengan tinggi bendungan 36,2 meter dan panjang puncak bendungan sepanjang 449 meter.

Frangky sampaikan bahwa pembangunan melalui kontraktor pelaksana PT Waskita Karya dengan nilai kontrak mencapai Rp 782 miliar ini dapat menuntaskan permasalahan penyediaan air baku di Kabupaten Kupang dengan debit 100 liter per detik, dengan pengembangan daerah irigasi bagi lahan 1.250 hektar di Kecamatan Naibonat, Desa Raknamo dan Desa Manusak.

Selain itu, bendungan yang dikerjakan dalam 2 shift tersebut berguna untuk pengendalian banjir daerah hilir Kota Kupang, pengembang pariwisata, serta pembangkit listrik tenaga mikro mencapai 0,22 MW.

Sisi lain, untuk melindungi kawasan objek wisata dari ancaman erosi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), menyiapkan pembangunan pengamanan Pantai Lasiana sepanjang 500 meter yang saat ini progressnya sudah mencapai 81% dan telah menghabiskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 21 miliar.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here