Breaking News Covid-19 di Indonesia 5 Mei 2020: Bertambah 484, Total Positif Kini 12.071

0
830
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dr. Achmad Yurianto (Foto: Humas BNPB)

(Vibizmedia – Nasional)  Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dr. Achmad Yurianto, di Graha BNPB, hari ini kembali menyampaikan update angka akumulatif perkembangan data kasus Covid-19 dari seluruh Indonesia hingga tanggal 5 Mei 2020.

Mari kita melihat penambahannya adalah sebagai berikut:

Dari total 11.587 kasus positif terinfeksi Covid-19 yang diberitakan kemarin, maka hari ini bertambah sebanyak 484 kasus menjadi 12.071 kasus positif akumulatif.  Dengan demikian telah terjadi kenaikan  dalam pertambahan kasus dari  395  kasus kemarin menjadi 484 kasus.

Sedangkan jumlah pasien yang dinyatakan sudah sembuh dan diijinkan pulang, dari total 1.954 orang yang diberitakan kemarin, bertambah 243 orang menjadi 2.197  orang. Maka bagi yang telah dinyatakan sembuh terjadi kenaikan,  jika kemarin bertambah 78 orang, hari ini bertambah 243 orang.

Untuk pertambahan kasus meninggal, maka  dari total 864  orang yang diberitakan meninggal kemarin, bertambah sebanyak 8 orang menjadi 872 orang. Dengan demikian pertambahan kasus meninggal telah terjadi penurunan dari kemarin tercatat 19 orang maka jumlah yang meninggal pada hari ini adalah  8 orang.

Hingga tanggal 5 Mei 2020 jumlah orang dalam pemantauan (ODP) secara akumulatif bertambah 1.046, mengalami penurunan dari kemarin tercatat sejumlah 1.809, menjadi 239.226 orang. Sedangkan  pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah 2.388, mengalami kenaikan dibanding kemarin tercatat bertambah 890, menjadi 26.408 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 335 kabupaten/kota di Tanah Air. Hingga saat ini seluruh provinsi sudah terdampak Covid-19.

Hingga tanggal 5 Mei 2020   maka berikut akumulatif daftar jumlah penderita positif di seluruh provinsi :

Provinsi Aceh 12 kasus (tidak ada penambahan), Bali 277 kasus (sebelumnya 271), Banten 458 kasus (sebelumnya 446), Bangka Belitung 19 kasus (menurun, sebelumnya 20), Bengkulu 12 kasus (tidak ada penambahan),  Yogyakarta 121 kasus (sebelumnya 115),  DKI Jakarta 4.687 kasus (sebelumnya 4.539).

Selanjutnya di Jambi 43 kasus (sebelumnya 38), Jawa Barat 1.300 kasus (sebelumnya 1.252), Jawa Tengah 849 kasus (sebelumnya 798), Jawa Timur 1.171 kasus (sebelumnya 1.124), Kalimantan Barat 73 kasus (tidak ada penambahan), Kalimantan Timur 168 kasus (sebelumnya 167), Kalimantan Tengah 181 kasus (sebelumnya 180), Kalimantan Selatan 212 kasus (sebelumnya 198), dan Kalimantan Utara 131 kasus (sebelumnya 130).

Kemudian di Kepulauan Riau 97 kasus (sebelumnya 92), Nusa Tenggara Barat 285 kasus (sebelumnya 269), Sumatera Selatan 199 kasus (sebelumnya 185), Sumatera Barat 221 kasus (sebelumnya 203), Sulawesi Utara 45 kasus (tidak ada penambahan), Sumatera Utara 130 kasus (sebelumnya 129), dan Sulawesi Tenggara 69 kasus (sebelumnya 64).

Adapun di Sulawesi Selatan 640 kasus (sebelumnya 607), Sulawesi Tengah 70 kasus (sebelumnya 59), Lampung 55 kasus (sebelumnya 54), Riau 61 kasus (sebelumnya 58), Maluku Utara 50 kasus (tidak ada penambahan), Maluku 23 kasus (tidak ada penambahan), Papua Barat 49 kasus (sebelumnya 43), Papua 247 kasus (sebelumnya 240), Sulawesi Barat 58 kasus (sebelumnya 44) , Nusa Tenggara Timur 12 kasus (sebelumnya 10), Gorontalo 15 kasus  (tidak ada penambahan).

Daftar provinsi yang tercatat tidak ada penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ada 9 Provinsi yaitu: Aceh,  Bengkulu, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Maluku Utara,  Maluku, Papua Barat, Papua,  Gorontalo.

Sementara provinsi Bangka Belitung ada penurunan kasus terkonfirmasi positif menjadi 19 kasus,  sebelumnya 20 kasus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here