Regional Sedang Mixed, IHSG Kamis Siang Melemah ke Level 6.155

0
57
Vibizmedia Picture

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, Kamis siang ini (18/6), terpantau melemah cukup signifikan 65,816 poin (1,06%) ke level 6.154,924 setelah dibuka turun ke level 6.191.891.

IHSG bergerak terkoreksi di hari keduanya menjauhi area 4 minggu tertinggi sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed setelah the Fed yang mempertahankan suku bunganya namun ada indikasi kenaikan bunga ke depannya di akhir 2026, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam kompak dalam koreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah 0,51% atau 90 poin ke level Rp 17.820, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah melaju di sesi global sebelumnya; terkoreksi dari 11 minggu tertingginya setelah the Fed mempertahankan suku bunga dan cenderung hawkish ke depannya.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.730, serta terpantau terkoreksi di hari keduanya meninggalkan area 3 minggu terkuatnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 28,849 poin (0,46%) ke level 6.191.891. Sedangkan indeks LQ45 turun 5,280 poin (0,84%) ke level 619,950. Siang ini IHSG melemah 65,816 poin (1,06%) ke level 6.154,924. Sementara LQ45 terlihat turun 1,66% atau 10,380 poin ke level 614,850.

Tercatat saat ini sebanyak 226 saham naik, 417 saham turun dan 158 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang menanjak 1,75%, dan Hang Seng yang turun 1,70%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi di hari keduanya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed setelah the Fed yang mempertahankan suku bunganya namun ada indikasi kenaikan bunga ke depannya di akhir 2026, serta mencermati Wall Street yang berakhir dalam koreksi.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan konsolidasi dengan bias negatif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.460 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,677 dan bila tembus ke level 5,371.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group